Tips Berboncengan + Info All New CBR 150 R 2016


 photo IMG-20160219-WA0009_zpsjplqmhlw.jpg

Berboncengan -sepeda motor- bagi masyarakat Indonesia kadung dianggap sepele, gak heran banyak aktifitas lain yang kerap dilakukan pembonceng seperti main ponsel hingga membaca buku dll, itu pun cara duduk menyamping belum masuk hitungan. Adalah Julie yang kini tengah sibuk beradaptasi seputar keamanan berkendara, dalam hal ini berboncengan. Aspek-aspek yang tak pernah terpikirkan pun kini menjadi bagian dari daftar tanda tanyanya.

Seperti Julie yang tengah belajar, tentunya siapapun bisa ikut belajar soal cara berboncengan yang baik dan benar. Ini dia caranya.

 photo berboncengan_01_zpsemufjjyh.jpg

• Pengendara dan pembonceng wajib menggunakan helm saat berkendara dan pastikan ikatan helm terpasang dengan baik dan benar,
• Pembonceng meletakkan tangannya di paha/kakinya sendiri dan tidak meletakkan tangan di behel belakang  yang berpotensi mengurangi kestabilan kendaraan,
• Jepit pinggul pengendara dengan ujung lutut agar dinamika berkendara yang aman dan nyaman terpenuhi,
• Posisi tubuh dan pandangan pembonceng harus searah dengan pengendara yaitu menghadap ke depan,
• Jika terpaksa harus duduk menyamping karena kondisi pakaian maka pandangan tetap fokus ke depan untuk menjaga kestabilan,
• Persempit jarak atau ruang di antara pengendara dan pembonceng, jika membawa tas maka letakkanlah di tengah di antara kedua tubuh,
• Pembonceng tidak melakukan aktifitas lain seperti main ponsel dan membaca karena pembonceng juga berlaku aktif menyikapi situasi berkendara,
• Tegur pengendara jika melenceng dari kaidah keselamatan berkendara seperti melanggar rambu-rambu lalu lintas, berkendara ugal-ugalan atau bertindak tidak aman.

Cara-cara tersebut di atas adalah mutlak untuk keamanan dan kenyamanan bersama. Mari prioritaskan keselamatan di jalan raya untuk keselamatan bersama ya.

Nah seperti itulah kira-kira. Jika ada pertanyaan seputar foto terlampir di artikel ini tak salah jika anda menebak saya tengah menunggangi edisi baru dari varian Honda CBR 150 R. Seperti yang sudah-sudah motor ini kena embel-embel ALL NEW oleh si empunya. Dapur pacunya menebar 6 percepatan dimana pada gigi 3 sempat beradu kencang antara angka 91 km/jam dengan peringatan dari limiter bawaan.

 photo IMG-20160219-WA0003_zpstsmkm9fi.jpg

Varian yang dihargai mulai dari 32 juta-an rupiah ini mengusung semangat yang mampu meliarkan imajinasi balap dari setiap penunggangnya. Semangat yang mungkin bisa jadi bumerang.

All New CBR 150 R menawarkan empat pilihan warna masing-masing putih, hitam, merah-putih dan tentunya warna jagoannya yaitu livery Repsol Honda di balap MotoGP ala Dani Pedrosa dan Marc Marquez. Bobotnya lebih ringan dari varian saudara dekatnya si Streetfire, ini ditenggarai karena All New CBR 150 R tidak dilengkapi standar tengah dan menghilangkan kick starter plus memindahkan bobot dari buntut hingga lebih maju ke depan.

Impresinya? Motor ini lincah, ringan dan bertenaga. Untuk urusan desain sepertinya merevisi kelemahan si kompetitor R15 yang menganak tirikan posisi ideal duduk berboncengan. “Tegak dan masih nyaman, merunduknya sih sedikit”, tutur Julie. “Untuk jalan-jalan keliling kota kayaknya sih asyik ya ini motor”, seolah memberi kode ke saya, entah menagih satu unit CBR nya atau menagih jalan-jalan keliling kotanya.

 photo IMG-20160219-WA0008_zpsgpu2hyzi.jpg

Ah, sekian sekilas infonya deh ya soal tips berboncengan dan soal All New CBR 150 R.

Video thanks to Stephen Langitan / www.motobikerz.com

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s