Intimidasi bernama Kecelakaan


Photobucket

Sebelum membaca lebih jauh artikel ini ada satu pemahaman pola pikir dulu yang harus di seragamkan, yaitu “kecelakaan bisa dihindari”. Kenapa? karena semua kontrol keselamatan ada pada kita sendiri, dalam hal ini mengemudikan kendaraan. Miris mendengar angka lakalantas yang bahkan pada rentang waktu Hari Raya Natal dan Tahun Baru sudah bisa menyerap nyawa hingga 459 orang tewas. Seperti diberitakan Kompas angka tersebut di temani oleh jumlah angka korban luka berat 600-an orang dan luka ringan menyentuh 2000-an, gila kan?. Dan angka ini mengalami kenaikan seiring tidak adanya pengukuran kompetensi mengemudi hingga mudahnya masyarakat belanja kendaraan. Salah siapa?

Tanpa perlu menunjuk, disini saya hanya ingin berbagi dari sisi internal. Jika sedari awal manajemen risiko kita jalan maka apapun keputusan yang kita buat untuk hadir di jalan raya maka semua bersifat risiko tanggung sendiri. Kita akan aman jika mampu mengelola bahaya menjadi sesuatu yang tidak mengancam, tak lain adalah bicara ‘defensive’ atau antisipasif. Jangan dulu menyalahkan pihak lain untuk sesuai yang tidak bisa kita kontrol.

Berkaca pada kasus tabrakan maut BMW X5 dan Daihatsu Luxio, apa sih “Lesson Learned” nya? Berikut saya rangkum kultwit yang saya kicaukan di @andryberlianto beberapa hari yang lalu. Saat ini kasus sudah bergerak ga tentu arah dengan ragam kronologis, kita persempit uraian tentang bagaimana kita harus mengontrol diri, kendaraan serta lingkungan saat kita bergerak di jalan raya.

Photobucket

Begini content twit nya 🙂

  • Sedang ramai dibicarakan kasus tabrakan maut BMW X5 vs Daihatsu Luxio. Diberitakan 2 korban tewas. Apa lesson learned nya? #roadsurvival
  • Sy coba ulas sedikit dr ranah #roadsurvival paska membaca berita disini : VIVAnews http://us.m.news.viva.co.id/news/read/378785-kronologi-kecelakaan-maut-bmw-anak-hatta-rajasa
  • ★ Yogi Sagita ® ★ ‏@yogi_supergee
  • @andryberlianto mobil mpv bikinan lokal ga punya rear crumple zone sesuai standar keamanan oom.. #roadsurvival
  • 1.Disebutkan dlm kecepatan tinggi X5 ‘menyerang’ buritan Luxio. Disebutkan jg kecepatan Luxio di kisaran 80kpj-lajur kanan. #roadsurvival
  • 2.Bukankah 80kpj plus lajur kanan itu adlh kecepatan yg terhitung ‘lamban’ ?. Sesuaikan kecepatan dimana anda sdg berada. #roadsurvival
  • 3.Pintu mobil korban diberitakan terbuka paska tertabrak. Tidak terkunci? Plus mobil di depan tdk punya ‘crumple zone’? #roadsurvival
  • 4.Fakta lain menyebutkan mobil di belakang di operasikan oleh pengemudi yg sdg dlm kondisi mengantuk. Faktor human error. #roadsurvival
  • 5.Bagaimana jika kita berada dlm dua situasi tsb? Dan bagaimana kita harus mengantisipasinya? #roadsurvival
  • 6.Jgn pernh memutuskan mengemudi dlm kondisi mengantuk dg alasan terpaksa, buru2 a/ apapun. Kecelakaan adlh efek ekstremnya. #roadsurvival
  • 7.Selalu pantau pergerakan kendaraan di sekitar anda apapun kondisinya. Cermati anomali pergerakan kendaraan di belakang. #roadsurvival
  • 8.Bergerak (swerve) saat melihat kendaraan melaju lebih tinggi dr anda. Pindahkan ke posisi aman. Konsentrasi. #roadsurvival
  • 9.Selalu gunakan sabuk pengaman u/ menahan anda dr bahaya benturan keras. #roadsurvival
  • 10.Berangkat dr sikap antisipatif dan mengetahui bahwa kecelakaan bs dihindari. Driving is a 100% full time job. #roadsurvival
  • Terlepas dr kewajiban taat hukum dan urusan panjang politik dan hukuman bagi pelaku. Lakukan adaptasi keselamatan d manapun kita mengemudi.
  • Tepatnya kurikulum Manajemen Berkendara RT @safrie: Sepertinya di masa depan akan ada mata pelajaran safety driving/riding.. @PeduliLantas

Kesimpulannya, kompetensi kita lah yang menentukan selamat tidaknya kita saat menghadapi situasi genting di jalan raya. Siap tidak siap ya harus siap.

Yuk berkendara secara aman dan stop angka kecelakaan.

Advertisements

About this entry