Safety Tips : Masuk ke Persimpangan Tanpa Traffic Light


Photobucket

Selamat Tahun Baru 2013 wahai pembaca … :), gimana pesta malam tahun baru nya? Menyambut tahun dengan semangat dan inspirasi terbarukan inilah post pertama blog saya tertanggal 1 Januari 2013. Ngulas apa? Ini dia tema yang mau saya angkat, tidak jauh-jauh dari ranah keselamatan jalan dan keselamatan berkendara yaitu “Bagaimana Melewati Persimpangan Tanpa Traffic Light?“. Lewat ya lewat aja … hhmmm … tunggu dulu, ada prosedur keselamatan yang seharusnya diketahui banyak pihak selaku pengguna jalan. Faktanya, persimpangan kerap sukses menyumbang nyawa akibat lakalantas. Yuk pelan-pelan di bahas.

Situasinya begini, anda sedang berkendara dengan kecepatan normal di jalan raya dan di depan anda terlihat sebuah persimpangan. Prosedur apa yang anda lakukan pertama kali? Di banyak kelas yang saya bawakan seputar ‘Defensive Driving’ dan ‘Road Survival’ kerap terdengar dengan varian jawaban seperti mengurangi kecepatan, membunyikan klakson, berhenti sampai harus tengok kanan-kiri. Tidak sepenuhnya salah tapi ada satu prosedur keamanan berkendara yang luput dari perhatian. Apakah itu? Ya, secara tidak sadar umumnya pengguna jalan mengabaikan prosedur yang satu ini, CEK SPION.

Photobucket

Kenapa harus cek spion? Jelas, ‘ultimate hazards are coming from behind’. Alih-alih aman, justru saat kita mengurangi kecepatan akan muncul prilaku pengendara lain yang kerap tetap nge-gas saat masuk persimpangan. Muncullah potensi tabrak belakang. Jadi gimana urut-urutannya? Saat terlihat persimpangan lalu lakukan prosedur :

Photobucket

  • Cek spion, pastikan kondisi aman dan posisikan kendaraan dalam kondisi jauh dari bahaya tabrak belakang,
  • Kurangi kecepatan, lakukan tidak melalui proses yang kasar atau ekstrem, lakukan perlahan,
  • Lihat (tengok) ke kanan, kiri lalu kanan lagi untuk memastikan tidak ada potensi kendaraan yang muncul secara membahayakan, selalu prioritaskan pergerakan dari arah kanan, gunakan komunikasi (klakson) secara bijak,
  • Proses dengan hati-hati dengan pertimbangan utama pada keselamatan, baik diri sendiri maupun pengendara lain. Masuklah dan lewati persimpangan dengan aman.

So, adalah keliru jika saat masuk persimpangan kita tetap nge gas. Lakukan semuanya sambil bergerak. Prosedur ini tidak akan sulit dilakukan jika kita membiasakan diri dalam mengatur kondisi perjalanan secara antisipatif (defensive driving/riding). Tidak terbiasa? Cobalah dibiasakan. Cukup sudah jalan raya sebagai tempat lakalantas. Lakukan adaptasi dan capailah tujuan kita dengan kondisi selamat, zero accident.

There’s no safe objects on the road. Behave defensively and survive.

Photobucket

Oya, jika tidak ada halangan saya akan mengisi kelas ‘anak muda dan sepeda motor’ atas undangan rekan-rekan Akademi Berbagi dari Bekasi pada 12 Januari 2013 besok. Di agendakan pukul 15 sd 17.00, dimana? sambil menunggu konfirmasi tempat dari panitia silakan pantau terus blog saya. Monggo hadir di acara tersebut, gratis 🙂

Be a road survival.

*terimakasih u/ blog Indobikers dan komentatornya atas inspirasinya 🙂  + sumber gambar : Google

Advertisements

About this entry