Pantai Camplong Madura


Photobucket

Pulau Madura, berkat jembatan Suramadu kini pulau tersebut bukanlah destinasi yang sulit dikunjungi. Puas di kota Malang saya bergerak ke pulau yang dikenal dengan sebutan pulau garam. Kesan pertama yang didapat adalah cuaca dengan panasnya yang berlebih. Aplikasi pembaca derajat panas bahkan sampai mencapai angka 35 (derajat celcius). Setelah pernah menelusuri jalur Bangkalan hingga pelabuhan di Kamal kini saatnya menuju Sampang dan Pamekasan. Mau kemana ?

Camplong. Pernah dengar? Penduduk lokal menyebutnya itu adalah buah yang pernah tumbuh di daerah tersebut dan tidak dapat di konsumsi. Padat dengan tanaman buah Camplong akhirnya nama daerah tersebut pun di namai dengan sebutan yang sama, pun juga dengan pantai nya. Mari tengok pantai Camplong yang ber jarak 2 jam dari jembatan Suramadu ke arah kota Pamekasan. Camplong tentunya berada di jajaran pantai dan jalur selatan Madura.

Photobucket

Jalur Suramadu – Sampang – Camplong diwarnai dengan suasana kota kecil, daerah hijau (namun tempo hari sedang gersang) lalu bergerak menuju kota yang sempat ‘panas’ yaitu Sampang lalu kemudian menyusuri pemandangan laut di sisi kanan jalur selatan. Aspal pun variatif namun berubah mulus lepas Sampang dengan lebar jalan dua kendaraan besar dengan bentuk panjang-panjang. Nggak heran kendaraan kerap bergerak dengan kecepatan amat tinggi.

Saya menginap di hotel wisata Camplong yang praktis destinasi wisata pantai adalah tawaran utama daerah ini. Cantiknya, posisi pantai Camplong menawarkan dua pemandangan pantai paling menarik yaitu matahari terbit (sunrise) dan matahari terbenam (sunset). Untuk mendapatkan momen indah tersebut saya cukup berjalan 5 menit ke belakang hotel dan hadap kiri pukul 5.30 untuk sunrise dan hadap kanan pukul 17.30 untuk sunset.

Photobucket

Photobucket

Di tengah masa santai di pinggir pantai, di saat lain coba kunjungi juga beberapa spot menarik di Pamekasan, jaraknya kisaran 30 menit dari Camplong. Terlebih di alun-alun saat malam, kita bisa icip-icip bakso pentol dan mobil cinta dengan lampu kelap-kelipnya di bawah tugu arek lancor Pamekasan.

So, balik ke pantai Camplong, apakah worth to visit ? well I say yes. Pantai dengan bentuk landai dengan deburan ombak yang tidak mengkhawatirkan membuat spot ini cukup tenang untuk dijadikan tempat istirahat. Terlebih saat pagi banyak sekali kemunculan kepiting kecil keluar masuk pasir putih yang dari kejauhan tampak kemerahan. Anginnya pun tidak terasa keras.

Photobucket

Photobucket

Sayangnya infrastruktur masih jadi nilai minus utama. Gerbang depan yang seadanya dengan perawatan yang minim di gazebo hingga tumbuhan cemara menuju pinggir pantai dan spot kolam renang yang terbengkalai di penginapan nya membuat lokasi ini benar-benar butuh perhatian. Swasta atau daerah ? Ayo lah pantai Camplong bagus kok jika dikelola dengan baik dan maksimal. Ditunggu deh perkembangannya sampai saya mendapatkan kembali kesempatan berkendara di sisi lain pulau garam ini.

Hai pejalan!! Yuk, tuh di tunggu pantai Camplong Madura.

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

3 thoughts on “Pantai Camplong Madura

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s