Day Five #2Ride7Adv


Photobucket

(19/5) Setelah bermalam dengan nyenyak di salah satu homestay di Senggigi (Homestay BALEKU) kami pun merapatkan agenda untuk hari ke 5 perjalanan 2Ride7. Hasilnya saya akan memaksimalkan undangan rekan twitter mas Audita dari Omah Gili untuk mencicipi pondokan indah yang dikelolanya di Gili Air, sementara rekan saya memilih tidak menyeberang dan langsung bergerak ke utara Lombok untuk melihat pantai-pantai dan sudut-sudut jalan ber latar belakang Gunung Rinjani. Paska sarapan nasi Balap khas Lombok dan saling bercerita dengan pemilik pondokan akhirnya kami pun bergerak melanjutkan ekspedisi.

Photobucket

 

Homestay BALEKU

Opsi penginapan murah di Senggigi bisa ditemukan di Baleku ini, dengan rate awal 150.000 tentunya bukan harga yang mahal. Menawarkan homy places dengan konsep dua tingkat dan kendaraan bisa di parkir persis di depan kamar. Pilihan makanan pun beragam dengan keramahan yang patut di apresiasi. Lokasinya berada di jalur Senggigi tepatnya di desa Duduk Batu Bolong Senggigi.

Photobucket

Photobucket

Photobucket

GILI AIR
Gili Air merupakan bagian dari gugusan 3 pulau yang terkenal secara internasional di Lombok. Lainnya adalah Gili Meno dan tentunya Gili Trawangan. Gili Air sendiri menjadi yang terdekat yang bisa disinggahi dari pelabuhan kapal Bangsal. Sementara Gili Meno mengapit dua gili lain. Dari sisi ukuran Gili Trawangan menjadi yang terbesar dan paling populer di antara gili (pulau kecil) lain.

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Gili Air dapat dicapai dalam waktu 15 menit dengan perahu ber mesin dengan tarif tak kurang hingga 150.000. Menjadi mahal karena menggunakan sistem charter dan biaya akan bisa dipangkas jika ada wisatawan dengan kunjungan yang sama. Beruntung saya menyeberang bersama wisatawan lain yang mau berbagi tarif. Tarif standar yang hanya 8000 per orang hanya bisa di dapat kurang lebih pada pukul 8 pagi dan 3 sore dengan sistem angkutan umum bersama penumpang lain.

Perahu nya sendiri tidak dapat saling sebrang dan hanya bergerak ke satu pulau utama yang kita akan tuju. Jika mau berpindah antar gili ya mau tidak mau harus melakukan sistem charter.

Kenapa Gili Air ?
Konsep mencari tujuan yang tidak umum jelas memihak Gili Air ketimbang Gili Trawangan. Selain karena destinasi nya yang sudah sangat populer, pertimbangan terlalu banyak wisman (bule) yang ‘bebas’ jelas tidak membuat saya nyaman. Gili Meno sempat di pilih apalagi karena di gili tersebut berdiri sebuah ‘bird park’ dan kehadiran danau Meno.

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Yang mau merasakan pesta malam dan hiruk pikuk pergaulan para bule bisa merapat ke Gili Trawangan.
Yang mau merasakan suasana tenang dan sedikit ber aroma honeymoon dan kumpul keluarga bisa merapat ke Gili Air.
Yang mau merasakan suasana lebih sepi dan tenang bisa merapat ke Gili Meno.

Semua memiliki ke khas-an dan keindahan masing-masing.

Photobucket

Photobucket

OMAH GILI
Saya akhirnya merapat ke Omah Gili, sebuah penginapan apik yang baru saja dibuka di salah satu sudut gang di Gili Air. Di semua gili tentunya kendaraan bermotor jadi barang haram dan transportasi yang harus dilakukan hanya seputar menyewa sepeda, naik cidomo (andong Gili) dan ber jalan kaki. Kendaraan sudah sejak awal saya titipkan di salah satu penitipan sepeda motor di Bangsal yang ternyata ber tarif sangat murah, satu malam hanya 7000 rupiah.

Photobucket

Omah Gili di desain khusus dengan nuansa tenang dan hijau serta memiliki konsep apik di kamar-kamarnya. Di kamar tipe Geladak akhirnya saya mendaratkan tubuh sebentar sebelum bergerak keliling pulau dan hunting matahari terbenam. Minus televisi sebenarnya agak membuat bosan jadi sebaiknya jika kesana maksimalkan saja jalan-jalan keliling pulau. Aktifitas bisa dilakukan beragam mulai berjalan kaki menyusuri pantai, ber sepeda hingga snorkelling juga diving. Silakan tweet di @OmahGili untuk ber interaksi dengan pengelola atau via website www.omahgili.com .

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Thanks buat mas Audita atas keramahan Omah Gili. Surely, I will recommend this site to friends.

End of day 5 enjoying the great view of Gili Air.

Apparel at Gili Air by Eiger Adventure ( @eigeradventure )

5 thoughts on “Day Five #2Ride7Adv

  1. Hi there to all of you….
    you guys makes my heart for motorcycling grow fonder n fonder, loved all that you guys venture into and bring out such happy moments of friendships and motorcycling. While it being in the local languages-was not able to read them or understand, yet, the visuals was enough for me to understand the biking blood in you guys. Could we start a through biking world – Indonesia site and help the bikers all over know the beautiful Indonesia. Hey, Andry, am gonna call you tomorrow 24th.July and speak to you.

    Happy outing with safety on mind, cheers for now.
    Shyam

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s