Coba-coba VIAR Trail TX1


viar07

Mengusung semangat produk dalam negri tampaknya Viar belum cukup kuat menggoyang pasar yang di targetkan. Salah satu produk yang sempat saya coba adalah jenis garuk tanah Viar TX 150 ber banderol 14 juta-an. Lahan tes nya sendiri adalah hanya kisaran lahan parkir Lotte Mart Medan saat stand Viar buka stand persis di pintu masuk. Adegan coba-coba ini saya sempatkan di sela pelatihan bermotor untuk klien PT. Perusahaan Gas Negara. Bagaimana rasanya ?

Bicara desain tentunya cukupan lah untuk bisa meramaikan pasar domestik apalagi mengusung cinta produksi dalam negri nya. Sayang kehalusan las pada rangka masih harus banyak diperbaiki. PR nih buat pabrikan yang ber markas di kota cantik Semarang.

viar05

viar06

Suspensi saat percobaan ternyata cukup keras dan kurang nyaman, sama tidak nyamannya dengan pergerakan fork depan karena handle bar terasa berat dikendalikan. Untuk di head-to-head kan dengan KLX 150 jelas Viar masih harus tutup mata.

Pergerakan yang berat ditemani olah transmisi yang juga memiliki kualitas kurang oke. Perpindahan ke pos netral sangat keras di lakukan. Baru setelah starter off posisi netral mudah di pindahkan. PR berat di sisi stelan kopling. Belum lagi ayunan standar samping yang ternyata hanya main setengah dan tidak full naik, ini jelas mengganggu.

Desain cukupan, deru mesin yang cukup halus tapi menggendong sejumlah masalah di sistem operasi membuat Viar harus kerja keras jika mau menggoyang pemain tunggal pasar trail kubikasi menengah macam KLX 150.

Salut atas produksinya dan sepertinya agenda main ke pabrik Viar bisa menjadi target tambahan pada turing Mei besok. Atur waktu dulu ah. Sekali lagi salut atas produksi dalam negri dan teruslah berbenah.

viar10

viar09

viar08

viar04

viar02

viar01

Advertisements

About this entry