Ujung Genteng : Menuntaskan Cipanarikan


Photobucket

Tergoda dengan ajakan guide lokal untuk melihat pantai tersembunyi, pantai dan muara Cipanarikan akhirnya jadi penuntas perjalanan Minggu (22/1). Pantai yang juga bergandengan dengan muara ini terletak tidak seberapa jauh dari pantai Pangumbahan. Lokasi nya memang segaris dengan lokasi penangkaran penyu hijau yang saya sambangi sehari sebelumnya. Disebut tersembunyi karena faktanya belum banyak yang mau menjamah pantai dengan pasir tebal tak berujung ini. Saat kita menatap ke laut lepas maka sisi kiri kita adalah pantai Pangumbahan dan sisi kanan kita adalah view jauh pantai Ombak Tujuh. Ujung Genteng memang punya daya tarik tak berujung.

Untuk menuju Cipanarikan wisatawan dihadapkan hanya oleh satu pilihan moda transportasi yaitu ojek. Lebih seru lagi jika kita membawa motor sendiri dan ojek tadi cukup dijadikan guide di depan. Akses nya memang tidak (belum) terjamah oleh jalur jalan yang bersahabat. Jalur nya sendiri adalah menyusuri di luar pagar pembatas lokasi penangkaran pantai Pangumbahan. Disana pemotor akan dihadapkan oleh jalur tanah sepanjang pagar pembatas.

cp01

Lepas dari area Pangumbahan jalur berubah menjadi satu jalur dikelilingi tumbuhan dan kemudian masuk ke rawa. Jejak jalan bisa dengan mudah di ikuti karena hanya ada satu jalur saja disana. Jika ada genangan rawa menghadang jangan khawatir pemotor bisa langsung lewati saja karena kedalaman air masih bisa ditaklukan sepeda motor. Jalur dengan lumpur dan genangan masih akan dilewati beberapa kilometer ke depan sampai akhirnya bertemu dengan lokasi tempat tinggal penduduk.

Lewat dari perumahan sederhana tadi barulah pemotor akan dihadapkan dengan akses masuk hutan. Jenis tumbuhan yang ada di sekeliling memang tidak saya ketahui jenisnya dan ini makin tambah seru karena lingkungan di sekitar adalah murni hutan dengan jalan yang masih alami. Hati-hati di beberapa titik agar tidak tersasar dan disanalah guide itu berfungsi.

cp02

Photobucket

Puas dengan off road ringan di dalam hutan dan melewati sungai-sungai kecil, jalan tadi tembus di sisi tepi muara. Hati-hati disini karena di sebelah kanan kita sudah menanti jurang kecil dan muara di bawahnya. Di tepian muara ini sudah muncul trek pasir laut yang menandakan bahwa bisa jadi air laut bisa pasang di ketinggian yang sama dengan akses masuk dari hutan menuju tepian pantai. Derajat kemiringan masuk ke pantai dengan landasan pasir terlihat cukup curam tapi masih bisa ditaklukan sepeda motor. Hati-hati roda terperangkap pasir jika kita ragu dalam mengendalikan sepeda motor saat turun dan naik.

Berjibaku off road ringan akhirnya pemandangan lepas pantai dengan pasir tebal menjadi bayaran saya di tepi pantai dan muara Cipanarikan. Jika penasaran main off road di pasir maka tempat ini jadi spot yang tepat. Perhatikan dulu kedalaman pasir jika tidak ingin terjebak. Awas jangan ragu untuk buka gas mempertahankan momentum, rem dan ragu sedikit saja roda akan amblas lebih dalam dan mau ga mau kesulitan akan menanti.

Rute Cipanarikan akhirnya saya tuntaskan.

cp04

cp05

cp06

cp07

cp08

cp09

3 thoughts on “Ujung Genteng : Menuntaskan Cipanarikan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s