ROAD SAFETY FOR ALL INDONESIA


roadsafety01

Selaras dengan semangat Road Safety 2012 yang mengedepankan CRASH FREE HABITS oleh JDDC Crash Free Int’l, Road Safety Association atau lebih akrab disebut RSA resmi mengeluarkan ‘Siaran Pers’. Siaran yang dikeluarkan menggiring sebuah keprihatinan tragedi yang terjadi Minggu pagi lalu. Kecerobohan seorang pengemudi dalam melakukan aktifitasnya berbuah petaka bagi mereka yang tak berdosa.

Proses hukum tengah berjalan dan semoga ini bisa jadi momentum untuk menggelar aksi keprihatinan lebih besar terhadap perilaku menyimpang pengguna kendaraan.

  1. Saya tidak ingin menjadi penyebab kecelakaan
  2. Saya tidak ingin menjadi korban kecelakaan
  3. Saya tidak ingin terlibat dalam kecelakaan

Tiga poin di atas adalah poin CRASH FREE HABITS yang coba digaungkan lebih keras paska diperkenalkan di dalam workshop internal JDDC pada awal tahun 2012.

Mari tunjukkan kita peduli untuk sebuah keselamatan jalan.

roadsafety02

(SIARAN PERS RSA) Jakarta – Kecelakaan tragis yang merenggut 9 korban jiwa di Jalan M. Ridwan Rais, Jakarta Pusat beberapa waktu lalu telah menyadarkan kita bersama bahwa saat ini sangat sulit untuk mendapatkan rasa aman dan keselamatan di jalan. Berdasarkan data Polda Metro Jaya jumlah kecelakaan selama 2010 mencapai 8.059 kasus dengan jumlah korban tewas sebanyak 1.032 orang, luka berat (3.429 orang), luka ringan (5.679 orang). Sedangkan data menjelang akhir tahun 2011 menyebutkan, dari 8.468 korban kecelakaan di Jakarta dan sekitarnya, sebanyak 11,04% meninggal dunia. Lalu, sebanyak 2.241 orang luka berat dan sebanyak 5.292 orang luka ringan (62,49%). Deretan angka diatas tentu tidak boleh dianggap sepi, karena menyangkut hilangnya nyawa manusia di jalan.

Selain itu kondisi ruas jalan protokol yang rusak parah telah menambah derita para pengguna jalan, menurut data Ditlantas Polda Metro Jaya sedikitnya terdapat 1000 titik ruas jalan berlubang dan rusak parah di Jakarta dan sekitarnya. Dampak dari buruknya infrastruktur jalan ini, selain berpotensi menambah jatuhnya korban jiwa, juga dapat menimbulkan kemacetan diberbagai ruas jalan.

Sebagai organisasi yang peduli akan keselamatan jalan, Road Safety Association (RSA) Indonesia merasa prihatin atas buruknya infrastruktur jalan di negeri ini, selain itu kami juga sampaikan rasa belasungkawa yang dalam atas banyaknya korban dan nyawa yang melayang dalam setiap kecelakaan lalu lintas di jalan. Adapun sikap kami sebagai bentuk tanggung jawab moral dan wujud kepedulian, adalah sebagai berikut :

  • Mendesak Pemerintah Pusat untuk segera memperbaiki ruas jalan protokol ibukota yang rusak parah di berbagai lokasi.
  • Mendesak Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk segera memperbaiki jalan provinsi yang berlobang dan tergenang air.
  • Mendesak Kepolisian RI memperketat proses kepemilikan kendaraan dan proses penerbitan izin mengemudi.
  • Mendesak Produsen Otomotif untuk menambah fasilitas keselamatan pada setiap kendaraan yang diproduksi.
  • Mengajak seluruh pengguna jalan untuk lebih mematuhi peraturan lalu lintas dan membangun budaya berbagi ruas jalan.

Demikian Siaran Pers ini dibuat.

Tertanda

Ketua Umum Road Safety Association (RSA) Indonesia

Rio Octaviano

Advertisements

About this entry