Waspada Saat Berada di Flyover Kalibata


kalibata01

Selalu menarik mengupas bagaimana sebuah kecelakaan dapat terjadi dan kira-kira apa yang bisa kita perbuat agar kita tidak masuk dalam kondisi serupa. Kecelakaan, kita bisa jadi korban, jadi penyebab, atau bahkan hanya terlibat. Tinggal pilih … tapi amit-amit deh. Tentunya dengan konsep mengemudi yang terencana paling tidak resiko kecelakaan dapat ditekan sekecil mungkin. Ada kasus apa ?

kalibata02

Beberapa hari yang lalu mendapat kabar seorang teman yang harus pasrah ‘diseruduk’ dari belakang saat hendak berangkat kerja. Hasilnya motornya rusak parah di bagian segitiga depan beruntung teman saya baik-baik saja dengan menyisakan nyeri di beberapa bagian tubuh.

Kita coba liat yuk ..

Waktu kejadian : pagi hari kisaran jam 8 saat arus sibuk
Lokasi : flyover Kalibata, flyover besar yang berada di atas rel
Lebar jalan : +/- 6 m

kalibata03

Kronologis sederhana nya, ybs bergerak dari arah Dewi Sartika menuju Kalibata. Saat berada di puncak flyover ybs melihat kondisi padat di jalur Kalibata dan langsung mengurangi kecepatan. Tak disangka, di kontur jalan yang memiliki efek ‘ci lukk baa’ satu motor lain melaju cepat dan tidak dapat menghindari ybs yang tengah menurunkan kecepatan. Benturan keras seperti efek bola biliard membuat motor kencang tadi menyundul motor ybs hingga ‘ndlosor’ jatuh secara keras. Motor kencang tadi masih dapat dikendalikan, efek sodokan bola biliard lah yang membuat beban berpindah ke depan dan mendorong lebih keras.

Faktor X yaitu pengendara yang minim penguasaan medan dan kendali kendaraan harus membuat orang lain sengsara. Dengan lebar jalan yang begitu luas mayoritas pengendara seperti terhibur dengan memutar gas lebih tinggi sejak turun dari flyover Kalibata kecil. > 60 km/jam bisa digapai dengan mudah dan langsung meluncur di medan menurun menuju TMP Kalibata. Jalan seperti bebas hambatan, pengendara kerap terlena tanpa memperhitungkan sama sekali objek di depan dan potensi bahaya yang pasti muncul. Ya begitulah karakter pengendara di kita kebanyakan.

kalibata04

Antisipasi nya :

  • Jalan lengang tidak menjamin keselamatan malah justru makin berbahaya. Karakter flyover Kalibata yang menyimpan efek ‘cilukba’ harus disiasati dengan pengaturan kecepatan yang stabil sembari terus memantau situasi di depan dan belakang dan bersiap untuk hal yang terburuk,
  • Jalan menurun dengan tingkat percepatan yang sama dari awal justru akan mempercepat laju kendaraan saat kendaraan meluncur turun, antisipasi pengereman dengan melakukan perlambatan sesuai kebutuhan,
  • Jika sedang menurun selalu antisipasi bahaya di belakang dengan melakukan cek spion sesaat sebelum menutup gas, selalu cek spion dalam setiap perubahan pergerakan kendaraan.

Dengan memaksimalkan bidang pandang dan pengaturan ruang yang tepat segala macam potensi kecelakaan bisa di perkecil.

Selamat berkendara.

3 thoughts on “Waspada Saat Berada di Flyover Kalibata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s