RoF Tunggu Yamaha Tenere


tenere 660

Kehandalan tunggangan dalam melahap medan dengan spesifikasi yang sesuai menjadi buruan utama tim Ring of Fire Adventure dalam persiapan menuju Stage 2 – Maluku-Sulawesi-Jakarta -. Setelah sebelumnya sukses menaklukan Stage 1 – NTT-NTB-Bali-Jawa – dengan menggunakan motor penjelajah Kawasaki D Tracker dan KLX 250 maka perjalanan berikutnya akan muncul kendaraan dengan tipe yang berbeda.

Setelah pihak Kawasaki mundur dari ke ikutsertaan muncul pihak Yamaha yang secara cepat mampu menyediakan kendaraan berjenis penjelajah dengan kubikasi 600 cc. Kendaraan tersebut adalah Yamaha Tenere, spel detil nya mengambil jenis Yamaha Tenere XT 660 Z-ABS.

Tenere, yang juga berarti padang pasir atau alam liar, adalah nama wilayah di bagian selatan Gurun Sahara. Dan Yamaha melalui produk spesifikasi penjelajah langsung menyematkan nama Tenere untuk selanjutnya menjadi pesaing kuat brand lain yang bermain di spesifikasi yang sama.

tenere 660 nih

Youk Tanzil menyebut, “It is a proven product worldwide”. Tujuh unit Yamaha Tenere siap hadir pertengahan September 2011 dengan penawaran keikutsertaan engineer khusus Yamaha dari Jepang untuk mengikuti Stage 2. Engineer yang dikabarkan di plot untuk melakukan perawatan terhadap perawatan Tenere sepanjang perjalanan.

Selain persiapan fisik motor Gio Tanzil yang juga ikut berbincang menyebut, “Motor nya cukup tinggi seat height nya, maka dibutuhkan Suspension Lowering Kit dengan penambahan aksesoris Crash Bar hingga Base Plate. Can’t Hardly Wait the Bike”.

Nantikan kemunculan Yamaha Tenere XT 660 Z-ABS di dokumentasi Ring of Fire Adventure mendatang. Stage 2 Here We Come.

pic : motorcyclenews.com

15 thoughts on “RoF Tunggu Yamaha Tenere

  1. mbok ya pakai motor yg diproduksi di indonesia saja.
    lampu bego-nya nggak cocok utk medan di indonesia
    jangan cengeng ah…
    Tiger , Scorpio atau Pulsar 220 bisa mnjadi pilihan.

  2. mumet saya mas baca soal ekspedisi ini. semakin lama, semakin ndak worthed aja. Semakin tidak menginspirasi, apa mungkin tujuan dari ekspedisi ini tidak untuk menginspirasi ya? hehehehehe

    Saya adalah penggemar film dokumenter, saya akan tunggu DVDnya saja deh.

    Salam Rider

  3. waaaahhh….kalo ini motor mah ga bisa dipake untuk kegiatan sehari-hari niii yagh???
    dan hnya kalangan tertentu ajha yang bisa mengoprasikan motor ini untuk kegiatan yang tidak sembarangan yaaa…
    ckckckck…model baruu!!!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s