(3) RR : Cikondang ke Cipanas Cianjur


image

image

image

image

Melengkapi RR sebelumnya, sekarang adalah rute kepulangan saya dari Curug Cikondang. Bertanya ke pemilik warung tempat kami makan si ibu menyarankan untuk menggunakan jalur awal ke Ciparay. Setelah coba kalkulasi GPS ditemukan data bahwa jarak hanya terpaut 4 km jika kami iseng ingin melanjutkan arah jalan searah rute Gunung Padang.

Setelah meyakinkan diri akhirnya kami mencoba rute lain. Di pecahan jalan ke Gunung Padang akhirnya kami memilih jalan balik ke desa Cikondang yang nantinya akan keluar di daerah Warungkondang. Perjalanan Gn Padang akan kami atur lain waktu.

Jalan kepulangan keluar dari perkebunan teh ternyata memberikan banyak variasi tipe jalan, mulai dari aspal lubang-lubang, tanah kering, hingga yang tak terduga adalah batuan-batuan besar sampai akhirnya sampai di pucuk gunung yang ternyata memiliki aspal halus.

Menambah kesan indah adalah aspal mulus tadi ditutupi hawa basah kabut yang sore itu menyelimuti puncak. Dari titik inilah kami dikepung perbukitan hijau dengan kabut tipis, sangat indah.

Jalanan kembali bervariasi saat kami menuruni pucuk gunung. Jalan aspal mulus serta pepohonan besar di kanan-kiri jalan berubah sedikit berlubang dan kembali mulus saat memasuki pemukiman. Rute ini jauh lebih baik ketimbang rute keberangkatan kami sebelumnya saat melalui Ciparay.

Sampai juga akhirnya kami di jalur Warungkondang, jalur utama menuju Sukabumi. Di titik menuju persimpangan menuju Cianjur Kota akhirnya kami berpisah karena partner riding saya bro One merencanakan untuk pulang ke Bandung, sementara saya atas dasar kepenatan akhirnya melipir ke salah satu hotel di kawasan Cipanas.

End of day one dan saya merencanakan pulang kembali ke Bekasi esok harinya pukul 7 pagi. Beruntung rute yang kami pakai sanggup memberikan panorama ciamik meski masih menyisakan keluhan soal curug Cikondang yang tampak tak begitu terurus.

Foto : pribadi dan bro One.

Advertisements

About this entry