Good Luck Riau Safety Driving Center


polda riau02

Pagi ini cukup sibuk setelah kantor kedatangan salah satu staf Polda Riau Bapak Indra Mangunsong. Ada apa ya ? Di sela mini meeting ternyata Polda Riau sedang melakukan studi banding soal sertifikasi instruktur yang nantinya di plot untuk bertugas di Riau Safety Driving Center. Wow .. .Riau punya Driving Center. Looks cool to me. Ternyata pemegang tampuk Dirlantas Polda Riau Bapak Kombes Polisi DR. Chrysdynanda Dwi Laksana tengah membuahkan hasil.

Saya ga akan cerita banyak soal content utama meeting mini pagi ini tapi saya akan berbagi apapun yang saya tangkap dari perbincangan dengan staf Pelaksana Sarana Pelatihan Bapak Indra Mangunsong. Jauh-jauh datang dari Riau dan ternyata menyimpan banyak bahan perbincangan yang menarik.

Safety Driving Center sendiri kini sudah di miliki Polda di 3 titik masing-masing di Medan, Riau serta Sulawesi Tenggara. Kok Jakarta ga ada ? Geliat semangat pelatihan mungkin belum terpompa baik di Polda Metro Jaya. Yah dan saya juga tidak tau ada apa.

Kini soal Riau Safety Driving Center. RSDC ini nantinya di proyeksikan sebagai pilot project penerbitan SIM yang jauh lebih tertata dan melahirkan pengemudi yang lebih punya kompetensi. Tidak perlu membahas dulu soal lemahnya tata cara penerbitan SIM saat ini tapi niatan ini jelas sebuah usaha mulia untuk melahirkan pengemudi yang lebih baik. Sebelum melakukan permohonan SIM maka si pemohon akan diarahkan melalui sekolah-sekolah singkat dan ujian-ujian yang lebih tertata dan jauh dari kesan murahan seperti sekarang.

Pak Indra juga bercerita banyak tentang masa jabatannya di daerah kabupaten Siak dimana angka kecelakaan per tahun mencapai 100 orang di tahun 2010. Hitung sendiri jika di setiap kabupaten di Indonesia melahirkan angka yang sama lalu hitung menjadi angka per tahun. Bakal ajaib.

Sepeda motor telah menjadi solusi praktis masalah transportasi karena di sisi lain transportasi massal belum menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Diskusi hangat transportasi juga muncul dan langsung membandingkannya dengan negara luar baik negara tetangga Singapura hingga negara-negara di Eropa.

polda riau01

Lalu masalah ketidak tertiban masyarakat dalam menggunakan jalan. Muncul asumsi bahwa lingkungan membentuk perilaku. Budaya yang sudah kadung jelek tetap bertahan dengan kondisi serba miris seperti sekarang ini.

Riau dengan pilot project Safety Driving Center tentunya wajib didukung sedemikian rupa karena niatan baik tetap harus di acungi jempol. Semoga percakapan pagi ini bisa menjadi awal bagus untuk menciptakan suasana kondusif pembentukan pemilik SIM yang lebih ber kualitas dan kompeten. Agenda selanjutnya akan hadir sebuah meeting yang rencananya akan dihadiri oleh beberapa stake holder yang sudah membuat janji temu di Riau Sabtu depan.

Selamat berjuang Polda Riau.

Advertisements

About this entry