(1) Ke Purwokerto


Photobucket

Kamis pagi itu sebenarnya cuaca cukup mengkhawatirkan. Bukan soal awan gelap dan gemuruh petir tapi awan mendung seolah menanti waktu untuk mencurahkan hujan. Tengok ke semua sisi dan semuanya tampak mendung. Jam 7 pagi akhirnya saya pun berangkat dengan rencana perjalanan menyusuri trek Bekasi – Purwokerto menuju jalur utara, tengah dan selatan. GPS saya mencatat angka 391 km di titik akhir Hotel Astro Sokaraja, hunian sederhana yang dikelola rekanan saya pak Johaness.

Utara melewati jalur Bekasi – Cikarang – Karawang – Klari dan masuk ke tengah melalui jalur Purwakarta, Padalarang, Bandung, Rancaekek menuju Malangbong. Bergerak ke selatan menuju Ciamis, Banjar dan masuk perbatasan Jawa Barat – Jawa Tengah di Majenang, Karang Pucung, Wangon dan berakhir di Sokaraja, kota kecil pendamping Purwokerto.

Sesuai jadwal roadtest pagi itu saya mengenakan langsung dua set rain jacket – pants dari Respiro. Jaket yang bukan raincoat ini terhitung nyaman meski dikenakan siang hari. Yang harus dijaga adalah perlakuannya dimana jaket ini ideal digunakan pada saat hujan. Pada saat terik saya coba menghindari penggunaan jaket ini.

Bukan soal nyaman tidak nyaman melainkan soal sinaran matahari langsung yang mengenai jaket. Pada perawatannya jaket ini bisa dicuci tapi dilarang di jemur pada sinar matahari langsung. Atas alasan itulah penggunaan jaket tengah hari saat berkendara coba saya hindarkan karena itu sama saja menjemurnya dan akan merusak bahan nylon dan PU coating nya.

Rain jaket masuk box digantikan dengan wind jacket warna merah menyala. Jaket ini ampuh menahan angin yang masuk ke dada meski pada saat itu kecepatan saya kembangkan hingga 85 km/jam pada kondisi lalu lintas sepi. Maklum bukan motor sport jadi rasanya kecepatan setinggi itulah yang saya bisa tahan.

Photobucket

Jalur Cikarang – Klari cukup mulus. Setelah adanya insiden bus terbalik di terminal Cikarang perjalanan bergerak mulus ke utara. Jalur Klari tampak mulus dan lancar, berbeda pada saat pertama saya mencoba jalur ini yang masih dalam perbaikan. Purwakarta – Jatiluhur – Padalarang juga mulus dengan tipe tikungan yang mudah di lahap. Hati-hati di beberapa sudut tikungan karena muncul jalur yang berupa undakan yang tidak rata. Tidak cukup mulus jika ingin beraksi menikung cepat.

Masuk Bandung menuju jalur Nagrek seperti biasa akan muncul kemacetan. Di luar prediksi ternyata kemacetan sudah di mulai lebih awal. Ternyata sedang ada pembetonan jalan yang membuat kendaraan mengular sangat panjang. Break adalah opsi termudah untuk menyiasati kelelahan. Kendaraan saya parkir dan istirahat 15-30 menit. Toh perjalanan ini tanpa target durasi jalan.

Photobucket

Setelah melalui jalur Nagrek dengan banyak titik macet akhirnya jalur berangsur mulus dan sepi memasuki perbatasan Ciamis menuju Banjar. Jalur lapang, sepi dan sangat menggoda untuk memacu kecepatan lebih tinggi. Untuk kecepatan ini tetap saya tahan di kisaran angka 85 km/jam.

Masuk ke Banjar yang juga merupakan akses ke Pangandaran yang kesohor itu jalanan juga tampak mulus dan lapang. Kota inilah yang kemudian jadi penghubung wilayah Jawa Barat menuju Jawa Tengah. Kota berikutnya paska pintu gerbang Jawa Barat dan Tengah yaitu masuk ke wilayah Majenang.

Photobucket

Photobucket

Seperti nya perjalanan akan missed dari target yang semula saya rencanakan jam 17 sudah mencapai Purwokerto tapi pada jam tersebut saya masih berkutat di hutan Majenang. Setelah melakukan konfirmasi ke pihak hotel maka saya lanjutkan tancap gas menuju Purwokerto. Disinilah perjalanan mulai berbeda.

Saya agak “malas” riding malam tapi situasi lah yang menjebak saya sore itu. Beranjak gelap perjalanan masih berada di jalur hutan dan ternyata hujan mulai menyerang. Gawat. Rain jacket andalan sudah di badan dan waktunya melawan rasa cemas terhadap guyuran air di kaca helm berikut pandangan yang berubah sangat terbatas.

Ada bagusnya punya kendaraan dengan ground clearance tinggi model trail. Benturan ke lubang jadi cukup nyaman karena rebound nya tidak menyiksa tangan. Kondisi bisa berbeda jika saya tidak menggunakan kendaraan jenis ini. Pandangan seolah buta karena mengandalkan sinar lampu dari kendaraan di depan. Apesnya pada momen tertentu kendaraan di depan bergerak lebih kencang dan saya sontak kehilangan pandangan.

Saya tidak berani memutar gas lebih dalam untuk menekan resiko. Memasuki daerah Rawalo akhirnya saya menemukan pom bensin yang cukup besar dan ramai, lengkap dengan tempat istirahat para sopir bis, pengguna kendaraan hingga musholla dan mini market. Sebuah kehidupan.

Lepas dari Rawalo tanpa pemberhentian lagi akhirnya saya memacu kendaraan menuju Sokaraja melalui pinggiran Purwokerto. Lagi-lagi di beberapa sudut jalanan tampak tanpa penerangan. Untungnya situasi tidak se mencekam saat seperti di Majenang. Akhirnya pada kisaran pukul 19 saya cek-in di hotel yang kemudian pada jam 22 pergi menjemput teman perjalanan yang malam itu datang menggunakan jasa kereta api jurusan Jakarta – Malang Gajayana. Kami akan pergi ke Dieng ke esokan hari nya.

Apparel yang saya gunakan berjalan baik, mulai dari wind jacket hingga rain jacket dan celananya. Tubuh tidak kemasukan air. Kalaupun ada air masuk saya mendapati itu dari celah dagu helm INK S5 saya dan turun ke dada. Tidak cukup basah dan merepotkan alias semua apparel bekerja sesuai harapan.

(Bersambung..)

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Advertisements

10 thoughts on “(1) Ke Purwokerto”

    1. andeep …….. dalam rangka refreshing, nunoe … done posted yg ke dua, amirul ……. turing ke dieng oom bukan solo :p

      1. klo lewat purbalingga lg monggo mampir t4 ane om…
        ntr ane suguhi mendoan hihihi… ma ngopi” om…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s