Run with the Yamaha Byson


byson0002

Gear up … ignite … brumm … the engine …. oopppsss not roaring. Posting terdahulu bicara penampilan, sekarang coba sedikit melihat performa. Miniatur moge boleh dibilang cukup apik memanjakan pengguna melalui penampilannya tapi jika bicara performa memang ada keterbatasan sendiri. Seperti beberapa narasumber yang saya ajak tes beberapa lap menggunakan Yamaha Byson pinjaman dari rekan GilaMotor.com ini.

Putaran bawah tampak kurang bertenaga sehingga lompatan start akan tertinggal dari kendaraan lain. Kekuatan baru muncul di putaran atas saat bermain di gigi 4 dan 5 di wilayah 5000 – 6000 rpm. Tenaga tersalur dengan baik dan stabil melibas perjalanan. Cukup oke jika dituntut berjalan jauh layaknya aktifitas turing sepeda motor. Sayang kurang lincah, salah satunya karena keterbatasan radius putar akibat bongsornya Byson.

byson0001

Sistem suspensi tampil baik, terutama dari sisi tampilan. Suspensi depan ber ukuran besar, paling besar di antara motor sekelas bahkan motor dengan kelas di atasnya. Suspensi belakang Monocross juga memperkuat aura cantik ala moge. Sayangnya bantingan suspensi belakang saya rasakan berbeda dengan suspensi depan, bagian belakang terasa keras saat dicoba melibas berbagai halangan yang tidak rata.

byson0004

Sistem rem depan sudah menganut cakram. Sistem rem belakang masih setia menganut sistem tromol. Dengan penampilan miniatur moge harusnya pabrikan Yamaha mau dengan senang hati meng instal cakram belakang. Secara performa berjalan baik menunjang aksi pengereman, tinggal bagaimana rider meng eksplorasi kebutuhan pengereman.

Beberapa rekan tester coba berbicara soal putaran mesin Byson, tenaga seakan tak sebanding dengan konsep besar knalpot ala moge. Knalpot seperti menghambat pergerakan awal dan cenderung tidak responsif. Untuk mendulang tenaga lebih ada baiknya pengguna Byson menggantinya dengan spek aftermarket pilihan.

byson0007

Handling Byson memiliki nilai lebih. Mudah dikuasai meski bermasalah pada radius putar. Kestabilan motor juga terjaga berkat dibenamkannya ban tubeless ukuran besar depan-belakang. Stabil saat dicoba lepas tangan.

Well ……….. untuk konsumsi perkotaan tampak Byson layak di acungi jempol, pun soal konsumsi perjalanan jauh. Tinggal bagaimana rider Byson mencari posisi ideal dalam pengendalian dan coba menyiasati kurangnya tenaga Byson. Yah namanya juga miniatur moge.

byson0006

byson0005

byson0003

22 thoughts on “Run with the Yamaha Byson

  1. kalo mau bicara handling ,jangan bicara byson masih pake tromol aja, tapi test-nya donk, pakem gak? kalo udah pakem kenapa pake cakram? ngejar tampilan, harusnya bukan disini, harusnya diawal (impresi pertamakali melihat)

    contoh jupiter mx ku tahun 2009 gak pake cakram belakang, tapi silakan diadu dengan yg udah pake cakram, pakem juga kok layaknya motor bercakram belakang

    IMHO nih yeee…kudu jelas, namanya dunia maya mas…FBH dan FBY pada lalu lalang, cuma sekedar comot artikel udah deh saling hujat mereka

    ane sendiri bukan keduanya, motor ane jupiter mx, tapi ane obyektif, jeleknya dimana ya gw omongin, bagaimana jeleknya YMKI ya gw omongin, intinya bersikap obyektif lah…

    1. cakram dan tromol secara signifikan membedakan diri pada kecepatan respon saja, rem cakram lebih cepat saat alat tsb menjepit piringan cakram, sedang rem tromol sedikit lebih lambat karena proses nya adalah menekan / mengembangkan drum.

      jika kedua piranti dalam kondisi baik tentunya sama-sama punya tingkatan pengereman yang baik pula.

      review di atas memang dilakukan objektif dan motor diambil dari konsumen langsung pembeli Byson ….

      thanks anyway buat komennya ya🙂

  2. foto yang paling atas itu pakai helm merek dan type apa?
    harganya berapaan yah? udah lama cari helm motorcross yang semacam itu. jadi ga perlu pakai goggle.

    1. INK S5, dulu seharga 920ribu, sekarang sudah di banderol 1.050.000 .. kl tidak salah ..
      jika ada terbatas tp tetap ingin pake helm motard trail ber visor bisa cari merk SNAIL atau MVStar .. range harga sekitar 500rbuan …🙂

  3. soal tampilan prima, performa biasa kayanya itulah Byson
    tapi alangkah baiknya next klo ada facelift cakram belakang juga disematkan, bukan hanya menambah fungsinya tapi juga tampilan sebagai motor batangan, masa iya bebeknya aja bercakram belakang ini mlh msih tromol

  4. sayang bodynya kurang panjang, sangat ga nyaman bagi yang sudah berkeluarga. apalagi dah punya anak 1. jok belakang aja udah press banget buat boncengan berdua, tangki depan ga bisa buat si kecil, coz menjualang. bener2 motor ABG

  5. Gitu ya???
    Padahal Tampilan Luarnya Keren Gitu,,,
    Dag nyangka dalamnya bisa gak se perfect luarnya,,,
    Duh kalo dag bisa perjalanan jauh, jadi cuma bisa konsumsi dalam kota aja yah???
    waaah moga generasi selanjutnya bisa lebih baik lagi,,,

  6. gan saya baru beli motor klx 150 nie,,,,mau d buat supermoto,,,,telat mgkn ya,,tapi gpp lahh baru ada dananya sekarang,,,,,bisa minta saran n masukannya gag untuk ngerubah penampilan dari ban trail k aspal n apa aja yg d rubah n budgetnya,,,,tolong gan,,,thankss,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s