Review Helm INK Spy Hacker


Apakah sebuah helm yang dilengkapi dengan kaca spion menjadi sebuah inovasi unik di dunia keselamatan berkendara ? Tentunya begitu. INK, sebagai salah satu merk helm menawarkan konsep helm ber kaca spion dalam tipe terbarunya, SPY HACKER. INK SPY HACKER (ISH) mengusung kualitas terbaik dari sisi material Composite pada batok helm serta konsep prisma sebagai pemantul gambar dari belakang ke sisi dahi helm. Kita coba tengok apa plus minusnya.

SPH01

ISH resmi di perkenalkan pada ajang Jakarta Motorcycle Show 2010 awal November lalu. Sebagai sebuah ajang soft launch ISH saat itu menjadi ajang perhatian banyak pengunjung karena mengusung konsep baru dan diyakini jadi yang pertama di Asia, paling tidak itu yang di klaim Henry Tedjakusuma, bos dari Tarakusuma Indah selaku produsen helm INK. ISH melanjutkan konsep inovatif ala produsen helm Inggris Reevu lewat tipe MSX1 yang menempatkan sebuah bidang pemantul gambar di dalam helm.

SPH02

Saat pertama kali mencoba ISH di JMS 2010 saya memang tidak mendapatkan impresi awal yang cukup karena percobaan hanya untuk melihat sisi kenyaman helm di kepala dengan sebuah pemantul di sisi dahi helm. Kesempatan berikutnya pun datang dan kini terasa lebih spesial.

Setelah tabloid Otomotif meminta saya sebagai narasumber artikel pendek ISH untuk edisi terbaru nya kini rekan dari Tarakusuma Indah memberi kesempatan yang terbilang cukup panjang yaitu melakukan roadtest dalam waktu kurang lebih seminggu. Satu unit helm ISH ber warna hitam glitter dengan kaca bening kini pun siap melakukan roadtest.

Pada percobaan siang hari ISH memberikan kepercayaan penuh pengendara untuk melihat sisi belakang kendaraan layaknya kaca spion tengah yang terdapat pada mobil. Harap di ingat pula bahwa kaca spion hanya murni sebagai alat bantu melihat karena banyak nya bidang pandang yang terbatas di sekeliling kendaraan. Disini pengendara tetap harus melakukan prosedur cek spion tak kurang setiap 5-8 detik sekali. Pandangan bisa diarahkan secara teratur dari sisi kanan-tengah-kiri melalui media kaca spion yang tertanam di kendaraan. Sedang mata wajib konsisten memantau sekeliling setiap 2 detik sekali.

ROAD SAFETY MESSAGE :

  • Lakukan pengecekan spion secara teratur untuk mendeteksi keberadaan objek lain di sekeliling kendaraan anda,
  • Gerakkan mata setiap 2 detik sekali dan cek spion setiap 5-8 detik sekali,
  • Pada pantulan ISH menganut “OBJECTS IN THE MIRROR ARE CLOSER THAN THEY APPEAR”, ini sebagai deteksi dini terhadap pergerakan objek di belakang anda,
  • Lakukan prosedur mirror check hingga shoulder check saat hendak melakukan manuver.

Proses pemakaian helm ISH harus tepat sebelum melakukan perjalanan. Pastikan ukuran sesuai dengan kepala anda. Salah ukuran saja dapat membuat pantulan di kaca menjadi tidak efektif lagi. Setelah yakin dengan penempatan posisi helm di kepala barulah lakukan perjalanan. Pastikan mata melakukan proses melirik ke atas, bukan bergerak ke atas. Jika bergerak mata rentan pusing dan sistem kaca spion menjadi tidak efektif.

Dengan banderol 850.000 rupiah memang banyak membuat konsumen ber komentar banderol ISH terlampau mahal. Menjadi tidak mahal jika memang calon pembeli mencari banyak aspek positif dari helm ISH ini. Material terbuat dari composite, ini material berbeda dari helm kebanyakan. Sistem ikat dagu juga sudah mengadopsi sistem double D Ring. Busa juga sudah menganut sistem lepas-pakai jika konsumen ingin melakukan perawatan cuci helm. Kaca polycarbonate nya juga bisa diandalkan serta kaca belakang yang sudah anti gores.

SPH04

SPH05

Dari tampak luar ISH terlihat sedikit lebih besar dari helm kebanyakan. Ini karena di bagian atas helm terhadap ruang tambahan yang berisi pemantul dari belakang ke depan. Merk SPY HACKER juga tertulis cukup keren dengan ikon yang bagus. Homogolasi sudah menyertakan sertifikasi DOT dan tentunya SNI.

Berbeda dengan roadtest siang hari yang banyak memberikan keuntungan, roadtest malam hari justru sebaliknya. Pantulan sinar kendaraan memang masih terbaca tapi bentuk kendaraan menjadi sulit terlihat karena efek gelap malam. Di kesempatan roadtest malam hari ini pula saya mengabaikan fitur yang ditawarkan ISH. Aksi mandatory tetap dilarikan ke pengecekan spion kanan-kiri.

SPH03

Bagaimana jika ada pembonceng ? Pantulan pada kaca di dahi menangkap hanya batok atas pembonceng saja, bukan wajah pembonceng yang sempat saya kira. Efeknya jelas tidak maksimal karena terhalang helm pembonceng. Bagaimana jika dipakai turing ? Jelas bisa bermanfaat bagi pengendara untuk memantau kondisi barisan di belakangnya.

Overall, saya menyukai konsep nya. Meski harga belum bisa bersahabat dengan pasar tentunya ke depan produsen INK bisa menemukan trik lain dengan konsep yang sama. Mungkin di pasang pada helm open face ketimbang full face ISH ini. Dimensi batok yang lebih besar menurut saya agak sedikit mengganggu tapi tetap itu kembali ke selera masing-masing pemakai. So … salut buat inovasi INK dan semoga bisa menjadi alternatif model helm bagi konsumen Indonesia. WEAR HELMET WHEN YOU RIDE !

Advertisements

About andryberlianto
Daily life a modern motorcycle traveler and a (motorcycle) safety consultant. Fell in love with Kulonprogo sampe ngaku-ngaku asal Jogja ... #proud #TamanSungaiMudal #KulonprogoYuk #JogjaIstimewa #progomoto #RifatDriveLabs

6 Responses to Review Helm INK Spy Hacker

  1. macan says:

    pertamaxxxx

    kmaren pas JMS saya sempet coba pake tapi kok buat ngeliat ke belakang rada kurang ya…

    tapi emang lebih nyaman ini di banding top gun saya 😀

  2. dhuwur says:

    habis roadtest, helm nya di kembaliin apa di pek mas?? 😀

    • andryberlianto says:

      yo di pek no … *ngarep

  3. GenGaia says:

    Produk yg menarik…tapi bukan inovasi dari INK…helm Spy Hacker ini sama persis seperti helm Revuu MSX1. Helm2 produk dalam negeri hampir semua atau malah semua menjiplak model2 helm luar…contoh Ink Cl Vista meniru helm OGK FF5V, KYT C4Tech meniru helm MT Falcon, GM Airborne meniru Airoh Miro, KYT Runner2 juga meniru helm dari Airoh dsb. Ada yg tau yg benar2 desain dalam negeri?

    • andryberlianto says:

      Yup, sudah di jelaskan dalam artikel darimana asal inovasi ini, Reevu berkembang sebagai helm untuk peng hobi dan untuk mengisi kekosongan pasar domestik pihak produsen INK sudah melewati tahapan perijinan yang dibutuhkan.

      Desain orisinil dalam negri bisa ditemukan di helm-helm cetok alias half face :p ………..

  4. maRio says:

    wow….inovasi yang unik…tpi ga terlalu butuh2 amat sih…kan ada spion…. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: