Curug Cilember


Setelah cukup penasaran dengan apa yang ditawarkan Curug Cilember akhirnya saya dan pasangan menyambangi tempat ini pada Sabtu (4/12) kemarin. Perjalanan sebenarnya terhitung pendek tapi pada saat kepulangan kami berdua benar-benar dalam kondisi yang cukup kotor, selain karena debu tapi juga oleh basah hujan yang menemani sepanjang perjalanan pulang kami. KM awal keberangkatan dari Bekasi mencatat angka 10.325,0 dan berakhir pada angka 10.512,8. Berarti total perjalanan yang kami lakukan hari itu kurang lebih adalah 187,8 kilometer. Dimana Curug Cilember berada ?

rrcilember14

Curug Cilember masih berada di kabupaten Bogor dan letaknya cukup dekat dengan Jakarta. Kami hari itu menggunakan Kawasaki KLX 150 menyusuri rute Bekasi – Depok – Sentul – Bukit Pelangi – Gadog hingga menuju lokasi Curug. Dari informasi rute yang didapat melalui rekan maupun internet jalurnya terbilang tidak ditunjukkan secara spesifik. Pengunjung harus memastikan arah agar jalan tidak terlewat. Dari tembusan Bukit Pelangi – Gadog hingga menuju tikungan masuk ke arah Curug Cilember adalah sekitar 7 km, dari POM bensin besar sisi kiri jalan sekitar 2-3 km. POM bensin yang dimaksud adalah yang memiliki banyak resto kecil seperti Dunkin Donut, Hoka-Hoka Bento, Swalayan kecil hingga beberapa counter ATM.

rrcilember02

rrcilember04

Jangan ragu untuk bertanya kepada tukang ojek di sisi kiri jalan untuk memastikan arah anda benar. Agak sulit mencari patokannya tapi yang mudah saya kenali adalah tikungan masuk ini berada di sisi kiri jalan persis sebelum jalan raya utama Puncak berbelok menanjak ke kanan. Arahnya sebelum jembatan Cisarua serta pasar Cisarua. Lebih mudahnya perhatikan lagi arah taman wisata baru Matahari yang berada di jalur masuk yang sama dengan lokasi Curug Cilember.

rrcilember03

rrcilember05

rrcilember06

rrcilember01

Dari tikungan jalan masuk hingga menuju lokasi Curug berjarak sekitar 7 km dengan arah menanjak. Lebar jalan terbilang pas dengan ukuran dua badan mobil. Semakin ke atas semakin mengecil karena arahnya berdampingan dengan banyaknya lokasi villa yang ada di Puncak. Ikuti saja jalur utama dan jangan terpancing berbelok ke kanan atau kiri, jika ragu lebih baik bertanya. Mendekati lokasi Curug ada penunjuk arah kecil ke sisi kiri, ikuti saja jalan ke kiri tadi hingga lokasi wisata. Disinilah akhirnya kami sampai di tujuan dengan cuaca yang masih sangat bersahabat, cerah dan sejuk.

rrcilember07

Curug Cilember adalah sebuah kumpulan air terjun yang berjumlah hingga 7 buah. Curug terendah yang paling mudah dicapai adalah Curug 7. Curug 6 terlampau terjal untuk di daki dan biasanya pengunjung mengarahkan tujuan ke Curug 5, sekitar 20 menit perjalanan dari Curug 7. Seterusnya makin ke atas Curug 4 hingga 1 sebenarnya kurang diminati oleh pengunjung kebanyakan, ini lebih kepada medan berat dan terjal yang harus di daki, kecuali anda bepergian dengan grup pecinta alam atau sejenisnya dan memang niat mendaki tentunya akan jadi pengalaman tersendiri. Kami hari itu hanya berhenti di Curug 7 saja.

rrcilember10

rrcilember11

Jangan takut lapar karena di lokasi wisata ada banyak kios makanan yang bisa anda sambangi. Kami saat itu menghabiskan dua jagung bakar, mie seduh hingga kopi plus tambah paket sate kelinci saat hendak turun. Tatanan lokasi terbilang cukup rapi dengan penawaran slot-slot kamping yang bisa di sewa. Akses masuk ke Curug adalah 24 jam, menurut obrolan dengan pemilik warung masih cukup banyak yang baru masuk pada saat hari sudah gelap. Terbaca kan kenapa masuknya saat gelap ? Meski sudah dibekali lampu tembak tentu saja suasana gelap temaram plus cuaca dingin menjadi paket manis bagi para pasangan yang berkunjung.

Photobucket

rrcilember08

Satu lagi cerita menarik dari pemilik warung adalah jika kita berniat sampai ke Curug terjauh pastikan kita menggunakan jasa pendamping dari warga setempat. Cerita mistis kerap menghampiri tempat ini seperti saat rute dibuat tidak jelas dengan munculnya jalan setapak dadakan. Curug yang menjadi bagian dari Gunung Gede ini menurut pengakuan pemilik warung masih menjadi hunian mereka yang tidak terlihat. Jadi hati-hati lah.

Gerimis memaksa kami turun setelah puas bermain air di Curug yang tidak terlampau dalam ini. Bendera GET LOST IN INDONESIA juga kami sematkan di beberapa titik dengan menggunakan latar belakang air terjun. Curug Cilember menjadi tujuan paket wisata yang cukup terjangkau hanya dengan membayar tiket masuk 12.000 per orang, plus beberapa ribu untuk penitipan motor dan helm. Meski ukuran air terjun terhitung tidak terlampau besar tapi lokasi ini sudah cukup bagi para pelepas penat. Perjalanan ini bisa dilakukan pergi-pulang seperti yang kami lakukan hari itu atau cari penginapan baik yang bersifat kamping, menyewa villa hingga masuk ke hotel yang banyak bertebaran di jalur Puncak Jawa Barat.

rrcilember15

Saat perjalanan pulang kami ditemani hujan melewati rute Gadog – Bukit Pelangi – Sentul – Citereup – Cileungsi – Rawa Panjang – Bekasi. Disinilah pemandangan apparel bagian kaki dan helm menjadi buruk rupa karena kotornya lintasan sepanjang jalan pulang. Kata permaisuri di akhir perjalanan, “Rute terpendek tapi terdekil!“, sembari dibarengi senyum manis terindah hari itu. Have a nice trip jika anda ingin mencoba.

supermotocilember

Advertisements

About this entry