Jakarta Motorcycle Show 2010 Ajang Mubazir


Usai sudah perang pamer produk motor lewat ajang Jakarta Motorcycle Show 2010, 3-7 November 2010 lalu. Banyak pengharapan muncul saat JMS resmi merilis tema “Safety Riding and Eco Friendly”, pengharapan dimana para ATPM akan unjuk kemampuan dalam penyebaran semangat aman berkendara yang targetnya tentunya adalah pengunjung. Ternyata pengharapan itu terwujud dengan angka NOL besar. Tema tak selaras dengan apa yang tersaji.

Ironis. Melihat gelaran ini seharusnya bisa jadi ajang untuk merubah mindset pengguna kendaraan dalam memahami apa itu keselamatan berkendara. Sebuah kelas yang awalnya di set sebagai sebuah ‘Safety Riding Course’ akhirnya hanya jadi pelengkap dengan kehadiran dengan angka minim peserta. Saya datang dua kali dan kali kedua itu juga saya melewatkan agenda pelatihan gratisan ini karena ternyata acara ‘SRC’ terpaksa mengalah pada sebuah aksi donor darah.

Saya awalnya berpikir .. Honda akan bagi-bagi flyer, Yamaha bagi-bagi pamflet, Suzuki pamer poster, TVS mengadakan coaching clinic di booth nya, Bajaj bagi-bagi pin dan Kawasaki pamer video. Semuanya beraksi dengan kampanye keselamatan jalan. Tapi …. itu tidak ada. Yang ada tetap mereka para ATPM jualan, jualan dan jualan .. Masalah konsumen celaka di jalan ATPM akan mudah angkat tangan.

JMS03

Memang kecelakaan lebih banyak di sebabkan faktor manusia ketimbang kendaraan. Tapi dengan membludaknya produk sepeda motor yang di lepas di pasaran plus kurangnya ATPM memberikan edukasi keselamatan serta di perparah dengan kemudahan penerbitan SIM makin membuat fenomena keberadaan pengguna jalan ber kualitas pas-pasan semakin merajalela.

JMS02

Yah sudahlah .. event sudah berlalu dan berakhir dengan kekecewaan. Sebagai penggiat road safety dan individu yang di kesehariannya berkutat pada keselamatan jalan saya melihat event ini sebagai event yang mubazir. Sayang sekali.

Advertisements

About this entry