Riding ke Puncak, singgah di masjid Al Muqsith


hills

Kesampaian sudah mengajak si supermoto sedikit jalan jauh. Sabtu (4/9/10), kelar mampir sirkuit Sentul untuk melihat latihan balap Harley Davidson XR1200 bareng rekan-rekan JDDC saya langsung tancap gas ke Puncak. Rute yang diambil adalah melalui rute Sentul menuju Bukit Pelangi dan tembus di Gadog. Lebaran menyisakan waktu sepekan lagi, plang-plang penunjuk arah ke Puncak sudah muncul di sisi-sisi jalan rute Sentul menuju Bukit Pelangi, inilah rute alternatif menuju Puncak tanpa perlu bersusah payah melewati Bogor jika anda datang dari arah Jakarta. Rute nya adem. Aspal terbilang mulus sepanjang jalan dan di hiasi warna-warna hijau di sisi kiri-kanan jalan. The rest of the ride is free from heavy traffic. Lali lintas lancar menuju Puncak Pass dan begitupun saat pulang.

Tulisan ini tidak mengarah ke situasi lalu lintas nya tapi sekedar berbagi sebuah pit stop yang bisa dimanfaatkan sebagai tempat istirahat. Selepas Cisarua (dari arah Gadog) menuju Puncak ada satu masjid apik di sisi kiri jalan. Nama mesjid nya Al Muqsith, di resmikan oleh KH A Hasyim Muzadi (Ketua Umum PB NU). Desain masjid nya terbilang sederhana dan mudah sekali di akses. Lahan parkir kendaraan sudah tersedia cukup lapang untuk mereka yang mau melakukan ibadah sholat. Masuk ke dalam area masjid arahan jemaah pun mudah di telusuri. Ruang sholat sudah bisa terlihat dari jalan, sementara tempat wudhu ada di lantai bawah, total ada 3 lantai di bangunan ini. Desain simpel nya menghapus kesan masjid konvensional dimana biasanya masjid konvensional memiliki desain tempat ber anak tangga yang cukup banyak, tempat wudhu nya juga kadang terpisah jauh dengan ruang yang ber beda-beda. Tapi tidak dengan masjid Al Muqsith, akses instan wudhu, lalu naik ke ruang sholat hingga keluar kembali ke lahan parkir kendaraan memiliki alur yang mudah. So simple.

am02

am05

am03

Nah daripada ribet riding sampe ke mesjid Atta’awun mending jika sudah masuk waktu sholat ya lebih baik pilih masjid Al Muqsith ini. Masjid Atta’awun memiliki akses yang terbilang cukup sulit dari lahan parkir hingga melewati anak tangga sebelum sampai ke ruang ibadah. Belum lagi hiruk pikuk kendaraan parkir dan orang jualan. Nah maksimalkan saja pit stop masjid Al Muqsith sebagai tempat ibadah dan tempat rehat. Have a nice Ride.

am06

am01

3 thoughts on “Riding ke Puncak, singgah di masjid Al Muqsith

  1. Pertamax
    Bro kata kabar burung yg beredar memasuki kawasan puncak mtr yg pke knalpot racing akan kena tilang polisi setempat, apa betul,??

    1. @ Mr Long … berita semacam itu bisa di konfrontir atas dasar apa di lakukan penilangan. So tidak perlu takut sejauh modifkasi racing yang dimaksud tidak memekakan telinga dan mengganggu kenyamanan orang lain🙂

      @ Setiawan … yup, tempatnya bersih ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s