Nopol Aspal sambil nunggu STNK keluar ?


Bagi pemilik sepeda motor baru tentunya ada efek ga sabar ingin pakai secepatnya bukan ? Males nunggu STNK dan no Pol resmi maka cara apapun di jabani agar si motor dapat langsung turun ke jalan dengan status gres. Brummm …….. Ada yang pake plat TES sambil sembunyi-sembunyi ke jalan raya, yang lebih ekstrem langsung pesan no pol asli tapi palsu dengan berbekal surat jalan dari dealer. Curhat tetangga pun muncul karena dia meng iyakan bahwa plat nomor Scoopy nya palsu dan motor itu kadung ingin di pakai untuk bekerja. Beliau gemas liat kemacetan tak berujung dan ber sepeda motor faktanya dapat mempersingkat durasi perjalanan. Tapi apa iya no aspal itu berlaku resmi meski sudah ada embel-embel resmi diberikan dari dealer ?

plat

Iseng browsing sana-sini, buka tautan, tanya milis, tanya rekan lain hanya untuk afirmasi. Saya cukup sabar menunggu tapi ingin tau juga apakah sebenarnya surat jalan bisa terhitung sebagai surat resmi kendaraan untuk jalan. Simak isi Pasal 69 (wowww 69 .. Nicky Hayden ?) dari UU Lalin no.22 tahun 2009. Ayat nya sebagai berikut :

(1) Setiap Kendaraan Bermotor yang belum diregistrasi dapat dioperasikan di Jalan untuk kepentingan tertentu dengan dilengkapi Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dan Tanda Coba Nomor Kendaraan Bermotor.
(2) Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dan Tanda Coba Nomor Kendaraan Bermotor sebagaimana dimaksud pada ayat (1) diberikan oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia kepada badan usaha di bidang penjualan, pembuatan, perakitan, atau impor Kendaraan Bermotor.
(3) Ketentuan lebih lanjut mengenai persyaratan dan tata cara pemberian dan penggunaan Surat Tanda Coba Kendaraan Bermotor dan Tanda Coba Nomor Kendaraan Bermotor diatur dengan peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Cukup jelas, jika tidak salah tafsir, bahwa surat jalan itu berlaku. Tapi di buntutnya ada keterangan “untuk kepentingan tertentu”. Apakah kepentingan tertentu itu ? Ini masih tidak ada kejelasan.

Setelah dirasa jawaban di berbagai sumber tidak memuaskan maka iseng saya tanya dealer motor saya sendiri plus kros-survey ke rekan kerja yang dulu juga pernah berniat sama. Saya dah janjikan ke tetangga bahwa akan ada info terbaru soal boleh tidaknya plat no pol aspal.

Dan, umumnya dealer akan memberi lampu hijau untuk sebuah surat jalan. Konsumen tinggal sebut no pol aspal nya dan angka tadi akan di taruh di surat jalan. Biaya kabarnya ber variasi di masing-masing dealer, maksimal 50 ribu lah. Tapi ternyata surat jalan sebenarnya itu bukan untuk jalan-jalan. Jalan-jalan kendaraan ke jalan raya maksudnya. Berarti surat jalan itu ilegal donk ya ?

Next .. SMS ke 1717. Jawabannya memuaskan dari 2 percobaan sms dengan isi yang sama. Keduanya saling reply dengan inti jawaban bahwa surat jalan yang dimaksud itu tidak berlaku untuk mereka yang ingin menggunakan no pol alternatif sembari menunggu keluar no pol resmi. Surat jalan maksudnya merupakan surat pada waktu pengiriman dari showroom ke rumah konsumen. Semacam surat perintah jalan.

Jadi. Bersabar menunggu adalah yang terbaik, ketimbang deg-deg an saat melihat Polantas yang sedang melintas. Selamat menunggu.

Advertisements

About this entry