Cianjur – Cikalong


( Lanjutan dari catatan perjalanan ini )

Jika dicermati sebenarnya banyak titik-titik rute perjalanan yang belum banyak saya eksploitasi. Di jalur keberangkatan saya mencoba rute baru arahan rekan lain. Situasi padat merayap setelah keluar dari Gadog membuat kami memutuskan berbelok ke kanan (turun) mendekati lampu merah menuju tol yang lalu selanjutnya berbelok ke kiri menuju pasar Cisarua.

Di jalur ini jalur yang kami lewati ternyata juga cukup padat dengan tikungan yang meliuk-liuk. Kecepatan kendaraan sama sekali tidak bisa dikembangkan karena ruas ini cukup padat penduduk dan juga kendaraan. Tingkat kemiringan jalan pun terbilang ekstrem meski dilaburi aspal yang baik. Tak heran akselerasi tidak dapat kami lakukan sebebasnya karena padatnya kendaraan di jalur dan antrian yang sama.

Jalur ini ternyata berakhir di jalur pasar Cisarua. Cukup ampuh memotong antrian kendaraan di jalur utama Cisarua Puncak.

Lepas dari warung bubur ayam di Kota Bunga grup beranjak menuju Cianjur untuk selanjutnya makan siang (sore) di daerah Cikalong, tepatnya di bibir danau terluar dari Waduk Cirata. Pada perjalanan ini kami banyak menemukan titik baru menuju arah Jonggol-Cikalong-Cirata. Maklum rekan kami sang penunjuk arah memang sudah sangat mengenal seluk-beluk rute ini.

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Tak banyak waktu terbuang setelah puas menelusuri sisi kota Cianjur akhirnya kami sampai di sebuah rumah makan sederhana. Letaknya teramat dekat dengan bibir danau waduk Cirata. Menu nya apa lagi jika bukan berasal dari ikan-ikanan.

Photobucket

Setelah cukup bersenda gurau kami pun berpisah di pertigaan Cikalong. Grup kami mengarahkan kendaraan ke jalur Jonggol, sementara grup lain menuju kembali ke Cianjur. Sebuah perjalanan untuk memenuhi kerinduan.

Photobucket

JONGGOL
Akses termudah dari jalur Cianjur menuju Bekasi memang hanya Jonggol. Dan pada perjalanan kami ini jalur ini benar-benar menguras emosi karena harus berhadapan dengan ruas-ruas jalan yang tengah mengalami proses pembetonan. Perjalanan menjadi tidak sepenuhnya efektif karena kendaraan jarang bisa dipacu maksimal.

Akhir dari perjalanan ini kami berpisah di Cileungsi untuk selanjutnya bergerak ke arah kepulangan masing-masing.

Thanks guys (n girls) for the ride !!

Advertisements

About this entry