Sirkuit Offroad lebih baik dari Sirkuit Aspal ??


dirt_06

Jika anda sudah mencoba dua alam trek ini dan diminta pendapat tentang pertanyaan berikut lalu kira-kira apa jawabannya ? Mana yang lebih baik, sirkuit aspal atau sirkuit offroad (dirt track) , – dilihat dari sisi latihan ketrampilan dan ketangkasan mengemudi – ?

dirt_07

Kedua tipe sirkuit jelas menyimpan hasrat pompa adrenalin yang berbeda. Sirkuit aspal jelas mengutamakan nyali adu kebut di trek yang terbilang aman dan lebar, sementara sirkuit offroad menawarkan elemen ketangkasan dan body work yang intens dalam usaha menaklukan medan. Simak kegiatan para pembalap super di pentas MotoGP. Di waktu luang banyak dari mereka yang terus mengasah dan melatih ketangkasan dan pergerakan tubuh melalui latihan di sirkuit offroad (motocross), contohnya Valentino Rossi, Nicky Hayden, Casey Stoner dll. Dalam perkembangan karir mereka pun arena offroad – dirt track race juga menjadi ajang latihan mereka.

dirt_08

Dan saya juga sama melihatnya bahwa kadar latihan yang sangat mumpuni untuk mengukur seberapa mampu kita mengendalikan motor ada di arena offroad. Satu tempat latihan yang bisa dipakai adalah arena offroad Pondok Cabe. Lupakan sementara sirkuit Sentul karena disana kita hanya ditawarkan aspal luas dan arena geber gas tanpa ada tuntutan kerjasama tubuh secara intens dan bergerak per detik.

Saya sejauh ini hanya merasakan bukan dari sisi balapnya tapi lebih kepada sisi latihan untuk mempertajam skill terlebih pekerjaan menuntut saya mampu menjadi contoh bagi peserta dalam mengendalikan sepeda motor. Mencicipi aspal mulus Sentul tidak banyak pergerakan yang bisa saya rasakan untuk mempertajam feeling saya ketika berkendara. Tapi begitu mencoba lahan offroad secara terkaget-kaget tubuh dituntut bergerak dinamis tanpa henti. Disinilah medan tes sesungguhnya. Tak heran sosok instruktur kepala JDDC Crash Free Intl , Jusri Pulubuhu menyatakan bahwa arena offroad adalah arena awal pengendara roda dua mengukur ketrampilan dan ketangkasannya, semua teknik dasar berkendara ada di medan offroad.

Bayangkan mata, kepala, pundak, tangan, jepitan kaki, paha semua bergerak saling olah demi mempertahankan motor tetap berdiri tegak. Mata benar-benar diuji agar tidak melepaskan pandangan dari titik terjauh trek agar tidak terjungkal. Tangan dipaksa memegang stang sekuat tenaga mempertahankan laju motor trail besar untuk tetap pada jalurnya. Kaki diforsir mengepit tangki agar tidak terjadi manuver yang mengacaukan dinamika berkendara. Konsentrasi terkuras habis-habisan. Dalam satu hasil pengalaman latihan tulang rusuk saya jadi korbannya. Sukses terpelanting di trek menurun curam saat stang lepas dari kendali tangan.

Mau mencoba ? Tunda dulu memilih trek ini lebih baik dari trek itu sebelum anda mencoba keduanya🙂. Jangan lupa lengkapi Safety Gear secara maksimal demi menghindari luka dan cedera fatal akibat jungkir balik.

Joke ringannya … jangan harap banyak cewek di arena offroad/dirt track karena berdebu. Ga heran cewek-cewek manis larinya ke sirkuit aspal semua heheheh …….. Yuk latihan !!

dirt_01

dirt_03

dirt_04

dirt_05

dirt_02

*dokumentasi diambil dari pelatihan offroad saya di Jambi, Pekanbaru dan di Sirkuit Pd Cabe.

3 thoughts on “Sirkuit Offroad lebih baik dari Sirkuit Aspal ??

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s