Kasian Pejalan Kaki ! Utamakan Mereka !


Setelah pada artikel lalu JDDC sudah mengingatkan Motobiker perihal helm, lalu ada SIM / STNK, serta pentingnya konsentrasi saat berkendara maka pada artikel ini akan lebih banyak menyorot pada keberadaan pengguna jalan lain di jalan raya. Siapa sih pengguna lain di jalan raya, selain pengemudi ada lagi mereka yang namanya pejalan kaki.

Photobucket

Saat ini pejalan kaki sudah demikian sulit mendapatkan hak-nya. Terlebih saat menggunakan fasilitas trotoar di sepanjang jalan. Acap kali fungsi trotoar sudah berubah. Ada penggunaan sebagai tempat berjualan dadakan (kaki lima), area parkir illegal hingga penggunaan trotoar sebagai bagian solusi lepas dari kemacetan, dimana sepeda motor sering naik-turun trotoar.

Selain pejalan kaki ada lagi mereka yang pesepeda. Kini jumlah pesepeda di ibukota semakin hari semakin meningkat. Mereka hadir dari sekumpulan warga ibukota yang peduli dengan kesehatan, baik dari sisi kesehatan pribadi maupun kesehatan tempat mereka tinggal. Mereka terus melakukan kampanye bahwa dengan menjadi pesepeda sesungguhnya bisa menjadi solusi hidup sehat dan hemat.

Apa hubungannya dengan kita para pengendara sepeda motor ?

Jalan raya adalah milik bersama maka Motobiker dituntut untuk berbagi jalan dengan pengguna lain. Adakah Undang-Undangnya yang mengatur ? Ada. Simak UU no.22 tahun 2009 pasal 106 ayat 2. Disana disebutkan bahwa para pengendara baik roda dua maupun empat harus mengutamakan keselamatan pejalan kaki dan pesepeda. Jika ini diabaikan maka bersiaplah menanggung denda rp.500.000 atau kurungan paling lama dua bulan.

Kenapa Motobiker harus mengutamakan mereka pejalan kaki dan pesepeda ? Pejalan kaki dan pesepeda adalah bagian terkecil di jalan raya setelah pengendara sepeda motor. Mereka pun lebih rentan terhadap bahaya. Dari sinilah dituntut kepedulian warga jalan raya lain untuk mengutamakan para pejalan kaki dan pesepeda.

Bagaimana cara Motobiker menyikapi mereka saat mereka berada di jalan raya ?

  • Ketika masuk ke persimpangan perhatikan seluruh sisi jalan dan perlambat kendaraan jika terbaca ada pejalan kaki yang hendak menyeberang,
  • Berhentilah secara penuh ketika memasuki penyeberangan jalan (zebra cross) dimana banyak pejalan kaki hendak menyeberang, persilahkan mereka menyeberang dengan aman,
  • Jangan membunyikan klakson secara berlebihan ketika menghadapi pejalan kaki. Nada klakson panjang justru akan memperburuk suasana dan Motobiker akan dianggap sebagai pengguna jalan raya yang arogan,
  • Tidak mengambil jalan pintas melalui trotoar ketika terjadi kemacetan atau sebagai tempat parkir.Trotoar adalah tempat pejalan kaki. Dengan mengambil hak tempat mereka berjalan sama saja Motobiker ber-perilaku sama dengan maling yang mencuri hak orang lain.

Perlakukan poin-poin di atas sama dengan kita memperlakukan para pesepeda.

Cukup mudah bukan memberikan rasa nyaman kepada pengguna jalan lain ? UU no.22 tahun 2009 telah mengatur sedemikian rupa agar semua pengguna jalan bisa merasa aman dan nyaman. Maka berbagilah jalan.

BACA VERSI MAJALAH MOTOBIKE KLIK DISINI

Sumber gambar

13 thoughts on “Kasian Pejalan Kaki ! Utamakan Mereka !

  1. sudah seminggu ini saya pulang pergi kerja dengan menggoes sepeda, memang jarak rumah dan tempat kerja gak terlalu jauh sih, kurang lebih cuma 4 km-an. yang saya rasakan sih kepedulian biker dengan pengguna sepeda sangat minim, untuk pindah jalur aja kadang mesti nungguin lama. saya sih gak bisa menyalahkan mereka, karena mungkin ada keperluan yang sangat penting, tapi saya sebagai biker juga kecewa dengan sikap seperti itu. mari kita lebih peduli dengan pejalan kaki atau pesepeda, syukur2 kita mau bersepeda jika jarak yang kita tuju deket. bersepeda itu asyik dan menyehatkan kok.
    go green, demi anak cucu kita .

    1. thanks for sharing ..
      benar adanya bahwa tidak menghargai pejalan kaki maupun pesepeda adalah hal yang harus dirubah, tidak bisa spontan memang dan tetap butuh waktu dengan pendekatan individu.

  2. Hmm….sama seperti trotoar yang dipenuhi dengan tanaman pelindung yaa? Karena nggak bisa jalan di trotoar, otomatis jadi pake bahu jalan, kalau kesenggol motor, rider atau walker yang salah?.Nah loh…Hanya ada di Indonesia nih yg kek gini ribetnya😦

    1. masih bagus ada tanaman pelindung :p ..
      tp buat mereka pejalan kaki jangan segan untuk menghardik para pengendara sepeda motor yang sudah mengambil hak pejalan kaki ….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s