Tes dulu sebelum Beli Motor


Dahsyat …………….. Indonesia memang hebat …. apalagi jika melihat produksi sepeda motornya. Setelah Yamaha sukses memberikan cutting stiker buat tim MotoGP Fiat Yamaha maka efek lanjutannya adalah melambungnya angka jualan Yamaha .. simak artikel bro Edo di tautan ini. Yah ini tidak akan menyorot Yamaha sebagai ATPM nya ataupun ATPM lain. Produksi jalan terus sejauh permintaan terus menggeliat.

Photobucket

Harus ada cara radikal dalam menekan penjualan motor di Indonesia. Bukan dalam rangka ingin memusnahkan para karyawan pabrik industri roda dua tapi lebih ke niatan untuk memperbaiki taraf pendidikan berkendara para pemilik kendaraan di negri tercinta ini.

Lakukan lewat penyaringan eksklusif pada proses pembuatan SIM ! Bullshit … ga akan bisa selama proses pembuatan SIM masih tidak konsisten antara menjamurnya keberadaan calo dengan sistem yang katanya transparan lewat prosedur resmi. Lalu ?

Menyelinap satu ide menanggapi hebatnya produsen sepeda motor mengeluarkan varian-varian barunya.

Lakukan pre course riding test oleh para penjual saat para konsumen datang untuk membeli sepeda motor. Berikan kurang lebih 25 soal berbentuk pilihan berganda tentang pemahaman dinamika sepeda motor dan bahasan keselamatan. Lakukan secara transparan sistem penilaian dengan menggunakan tim independen buatan ATPM pusat. Lakukan secara online. Jika nilai bisa mencapai batas mininum 85 % maka langsung saja dikeluarkan SIB (Surat Ijin Beli). SIM nantinya akan terikat dengan kendaraannya langsung.

Bukan barang baru bahwa saat ini konsumen pasar roda dua ada di level terendah jika bicara pengetahuan berkendara dan pernak-pernik dunia keselamatan. Masyarakat hadir sebagai bagian dari kompetensi berdasarkan pengalaman, bukan kompetensi berdasarkan pelatihan. Tak heran banyak muka-muka nyeleneh yang tak mampu menguasai medan jalan raya dengan baik. Terobos sana-sini dengan tidak memperhatikan rambu. Bergerak seperti bermain di arena ‘bom-bom car’ hingga cap teroris kadang sepertinya lebih masuk akal.

Para pengendara yang mengedepankan keselamatan dan kedisiplinan justru jadi minoritas.

Nah buat bapak-ibu yang ada di bangku ATPM .. yuk sama-sama didik calon konsumen dengan melakukan penyaringan mendalam kepada siapa-siapa yang akan membeli sepeda motor. Pastikan si calon pembeli adalah orang yang mengerti tentang keselamatan dan saling hormat-menghormati serta taat hukum. Jika pre course riding test menghasilkan nilai di bawah angka minimum maka vonislah si calon konsumen agar mencoba membeli lagi kendaraan 6 bulan ke depan. Beri kesempatan calon konsumen untuk belajar dulu.

*Khayalan tingkat tinggi – Peter Pan

Advertisements

About this entry