Mengenali Potensi Bahaya


Bahaya ! Semua pengendara pasti mengerti maksud dari bahaya. Saat berkendara, agar tidak jatuh atau menabrak maka kasus selesai dan itulah hasil dari menghindari bahaya. Tapi pernahkan pengendara secara khusus menaruh perhatian penuh pada kata BAHAYA, atau sebuah POTENSI BAHAYA. Bahaya adalah objek atau kondisi fisik atau lingkungan atau perilaku yang ber potensi menimbulkan kerusakan, kecelakaan atau kerugian. Tentu BRO saat berkendara selalu melihat objek di setiap sisi, misalnya mobil atau truk parkir di kiri jalan, anak-anak kecil bermain, pengemudi becak, gerobak makanan sampai motor-motor lain yang bergerak cepat. Melihat tapi hanya melihat saja.

aduh itu

Pernahkah terpikir lebih dalam untuk bermain kata “jika ini jika itu”. Bagaimana jika mobil yang parkir secara tiba-tiba membuka pintu, atau mendadak bergerak tanpa menyalakan sein. Bagaimana jika anak-anak kecil tadi lupa diri dan bergerak turun ke jalan raya. Bagaimana jika pengemudi becak secara serampangan mengemudikan kendaraannya tidak beraturan. Bagaimana jika motor-motor tadi bergerak zig-zag tak terarah atau mungkin angkutan umum yang akan berhenti mendadak sekehendak hati. Tanpa sadar kita lengah tak terbiasa memperhitungkan potensi bahaya. Bagaimana mengantisipasi nya jika BRO tidak membiasakan diri memperhitungkan segala macam potensi bahaya di setiap sisi jalan raya.

Hitung berapa sisi yang patut diwaspadai ketika berkendara. Tidak hanya depan dan belakang saja. Tapi juga sisi kiri, kanan, dan juga atas serta bawah. Enam sisi tadi patut diwaspadai agar BRO bisa terhindar dari segala potensi bahaya. Meski masih bersifat potensi tetap saja jika lengah akan sangat sulit menerima bayarannya. Bisa terjadi benturan, kecelakaan kecil hingga mungkin musibah yang menyangkut nyawa.

  • DEPAN – Kewaspadaan dapat dilakukan melalui perilaku memandang jauh ke depan. Dengan memaksimalkan jarak pandang mata dapat mempelajari situasi. Dan jika ada situasi yang membahayakan maka otak akan diberi kesempatan berpikir untuk mengantisipasi segala sesuatunya. Jadikan kebiasaan mata jauh memandang terus dilakukan saat BRO berkendara.
  • BELAKANG – Kewaspadaan terhadap objek di belakang bisa BRO maksimalkan dengan bantuan kaca spion. Lebar spion standar pabrikan tentunya sudah melalui perhitungan tinggi untuk mengurangi efek ‘blind spot’ saat berkendara. Spion seperti layaknya mata pada punggung. Jangan rubah besar spion yang tentunya akan semakin memperlebar hambatan penglihatan BRO ke belakang.
  • KANAN – KIRI – Spion tidak seratus persen membantu melihat keadaan. Pastikan gunakan teknik ‘Toleh Sekilas’ (head check) untuk menghilangkan efek ‘blind spot’ (objek tak terlihat oleh pandangan). Dalam jarak yang tidak lebih dari satu meter dapat saja kendaraan sudah berada di dekat BRO. Perhatikan spion setiap delapan detik sekali karena dalam rentang waktu itulah objek di sekitar BRO bergerak dan berubah dinamis. Mainkan bola mata BRO ke seluruh arah demi menghindari mata dari efek fiksasi. Mata yang terus bergerak selain menyehatkan mata itu sendiri tapi juga meningkatkan kadar kesadaran dan kewaspadaan BRO saat berkendara.
  • BAWAH – Dengan melakukan teknik pertama (memandang jauh ke depan), gangguan dari bawah dapat sesegera mungkin di antisipasi, semisal lubang pada jalan, atau mungkin keberadaan objek batu atau lintasan berpasir atau segala hal yang bertebaran di sisi bawah (aspal).
  • ATAS – Meski sepele tak kurang di musim penghujan ranting-ranting yang tersambar petir dan angin hujan dapat mencederai BRO. Tidak hanya berkutat pada ranting pohon tapi juga rambu-rambu, papan reklame dan object lain yang datang dari atas. Meski tidak perlu memandang ke atas tapi tetap diperlukan kesigapan saat menemui gangguan. Tetaplah fokus.

Itu adalah lima hingga enam sisi yang patut di waspadai. Pembelajaran seperti ini idealnya didapatkan semua pengendara. Pengenalan bahaya dapat menjadi bekal penting bagi BRO saat berkendara agar bisa terhindar dari kecelakaan. Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) selaku operator pelatihan mengemudi defensif (bertahan) selalu menanamkan materi pengenalan bahaya ini pada seluruh pesertanya. Bahkan untuk mengurangi bahaya banyak sekali prosedur yang harus dilakukan saat berkendara, mulai dari prosedur mendahului kendaraan, melintas di persimpangan hingga melakukan rem mendadak sekalipun. Satu poin penting yang kerap ‘missed’ untuk di cek pengendara adalah fitur kaca spion.

Pada setiap prosedur tadi kaca spion menjadi poin nomor satu yang harus di cek. Ini dilakukan untuk antisipasi keadaan di belakang kendaraan. Pastikan cek spion untuk memeriksa keadaan sebelum melakukan aktifitas lain yang berhubungan dengan pengendalian kendaraan.

Sepeda motor adalah benda yang tidak stabil karena hanya bergantung pada dua roda selain kemampuan pengendara dalam pengendaliannya. BRO memerlukan lintasan, kecepatan dan distribusi bobot untuk tetap menahan motor sesuai kehendak hati. Berhati-hatilah saat masuk ke jalan raya karena jalan raya masih saja menjadi lahan empuk bagi mereka yang lengah, dimana kelengahan dapat menjadi awal dari sebuah kecelakaan.

Bahaya sekali lagi adalah objek atau kondisi fisik atau lingkungan atau perilaku yang ber potensi menimbulkan kerusakan, kecelakaan atau kerugian. Skill atau keahlian BRO berkendara akan sia-sia jika tidak dibarengi dengan ‘behaviour’ yang baik di jalan raya. Memperhatikan potensi bahaya secara seksama tentunya adalah keputusan tepat untuk selalu bisa menjadi pengendara yang bebas dari insiden. Riding is a 100 % full-time job.

*Published for BRO Magazine

2 thoughts on “Mengenali Potensi Bahaya

  1. Nice artikel bro,
    Tambahan bro..tetap waspada!!! jangan sampe berkendara dibelakang mobil terlalu deket, minim 5-10 meter lah..biar kalo tiba2 ada lubang, kita bisa sigap menghindarinya..

    1. agree! karena kewaspadaan adalah elemen penting dalam perilaku mengemudi defensif.

      hitungan jarak aman lebih simpel menggunakan metode detik ketimbang meter.

      artikel hitungan jaga jarak bisa dilihat di weblog perusahaan saya di : http://www.jddc-online.com/?p=332

      have a nice defensive riding bro ..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s