Jas Hujan Cartenz


Salah satu perangkat wajib pengendara roda dua saat musim hujan tak lain adalah sebuah RAINCOAT atau Jas Hujan. Idealnya perangkat ini tersimpan rapi dalam bagasi sepeda motor agar dapat dikenakan sewaktu-waktu jika hujan datang.

Photobucket

Di tengah banyaknya varian jas hujan dengan berbagai tingkatan kehandalannya, salah satu yang bisa dimiliki adalah jas hujan keluaran Cartenz ( http://www.store.cartenzadventure.com/Jaket-Cartenz.html ) .

Salah satu gerai Cartenz yang dapat disambangi adalah gerai yang berada di Jl. Dr Satrio di bilangan Kuningan. Gerai nya terbilang cukup lengkap dengan penempatan produk-produk ‘outdoor’ berkualitas yang menempati dua lantai.

Bicara jas hujan tentunya banyak pilihannya. Mulai dari yang murah yang dapat dibeli di pinggir jalan hingga yang jutaan yang tentunya harus menyambangi gerai-gerai brand terkemuka di mal-mal. Produk Cartenz cukup dekat dengan kantong sebagian besar pengendara roda dua yang mencari kenyamanan dalam memiliki jas hujan. Meski ide awal pemakaiannya untuk penggunaan aktifitas luar ruang seperti mendaki gunung ternyata pemakaian pada saat ‘riding’ di tengah hujan pun cukup bisa diandalkan.

Melalui serangkaian roadtest dengan jarak tempuh cukup panjang (+/- 30 km-an), jas hujan ini mampu melindungi pengendara dari curah hujan yang deras. Curah hujan deras yang tumpah ke jaket lalu terlihat berbentuk butiran mampu disapu oleh bahan handal jas hujan Cartenz. Baju dan celana yang dikenakan di dalam tampak tetap kering.

Dalam pengembangannya semoga pihak Cartenz dapat menyediakan lebih banyak warna diluar warna ‘eksisting’ abu-abu dan hitam. Warna-warna cerah seperti merah, orange atau kuning setidaknya bisa membuat pengendara motor yang mengenakan jas hujan lebih mudah terlihat saat bergerak di jalan raya. Penempatan ‘scotlite’ pada punggung juga sudah cukup manis untuk membuat jas hujan ini lebih stylish. Sebuah modifikasi gaya yang mungkin bisa dicoba oleh tim R & D nya Cartenz.

Satu paket atas-bawah berwarna abu-abu ini bisa ditebus dengan harga berkisar di angka 300 ribu-an. Cukup bersahabat bukan. Patut dicoba. Patut dimiliki.

*Atas nama independensi, produk yang di review di beli langsung dari pasaran dan bukan atas dukungan produk yang tengah di review*

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Photobucket

Advertisements

About this entry