Jonggol malam hari


Berarti sudah dua pekan berturut-turut saya melakukan perjalanan bermotor ke Bandung. Satu pekan yang lalu, dan satu hari yang lalu. Ya, berangkat sabtu pagi dan kembali ke Bekasi minggu malam. Dengan alasan melatih kepekaan berkendara melewati jalur meliuk-liuk pada kesempatan ini saya selalu mengambil rute Cileungsi – Jonggol – Cianjur – Padalarang – Bandung. Tujuan saya adalah ke penginapan di Hotel Bumi Asih Jaya untuk melakukan dua hari pelatihan berkendara bersama JDDC dengan klien dari Unilever. Melelahkan tapi juga mengasyikkan. Kerja tanpa jeda 7 hari berturut-turut dan didominasi pekerjaan di lingkup otomotif. Menyenangkan.

Photobucket

Kembali ke soal rute Jonggol. Ini memang jalur yang saya ambil guna memangkas perjalanan tanpa harus melalui Bogor dan Puncak plus kota Cianjur. Karena tembusan rute ini sudah berada di luar Cianjur menuju perbatasan ber jembatan panjang. Waktu pangkas bisa 2 jam dengan situasi jalan yang tidak kalah hebatnya dengan rute Puncak. Panjang nya yang kurang lebih 60-an km dikelilingi aura pedesaan dengan jalan yang cukup  mulus, 90 % mulus saya bilang. Di kilometer 40 -dihitung dari arah Cileungsi- barulah kita menemui hambatan kecil dengan proses pembetonan badan jalan. Durasi kerjanya sangat lama karena berkali-kali saya melewati rute ini dan pekerjaannya masih saja belum selesai. Beruntung tidak terlalu mengganggu perjalanan secara keseluruhan.

Diluar agenda mendekatkan diri dengan rute Jonggol, salah satu agenda lain saya di Bandung adalah mengunjungi  markas Kang Asep, produsen jaket bikers yang sudah cukup di kenal di kalangan klub/komunitas roda dua. Hasilnya malam minggu saya dan rekan menuju Cihampelas untuk janji temu. Saya hari itu hendak membuat jaket, modelnya sama dengan jaket turing bikers cuma dibuat tanpa lengan. Nanti jika sudah kelar akan saya post disini.

Balik lagi ke soal Jonggol, ada sedikit ke khawatiran ketika mengetahui rute ini cukup rawan jika dilintasi saat malam. Kemarin (sore 1/9/09) saya memasuki pertigaan besar Ciranjang menuju Jonggol dengan rasa was-was. Jika mau mengikuti jalur Puncak maka saya akan bertemu sumpeknya rute turun Puncak menuju Bogor dan Jakarta. Durasi perjalanan pun bisa molor berjam-jam. Sementara jika saya menggunakan jalur Jonggol jelas saya akan memangkas waktu lebih singkat dan langsung bertemu Cileungsi menuju Bekasi.

Sesaat di pom bensin Ciranjang saya melihat kawanan sepeda motor melaju cukup ramai. Bergegas saya mempesiapkan diri kembali ke atas motor. Istirahat cukup 5 menitan saja. Salah satu kiat sederhana mencari teman jalan ya tak lain turut membuntuti kawanan grup turing lain. Dan cara inilah yang saya buat demi melintasi Jonggol. Paling tidak bisa mengurangi tingkat resiko menuju ke level yang lebih aman. Jam menunjukkan pukul 7 malam dan saya pikir pada jam tersebut lintasan masih cukup ramai di lintasi kendaraan.

Tips lain, jangan mencari grup turing ber-cc besar alias motor batangan jika memang kita tidak dibekali nyali kencang dan mesin mumpuni. Kalau kececer bisa repot, runyam gara-gara mencari teman jalan tapi yang ada malah nantinya tertinggal jauh. Di pertigaan Ciranjang saya menatap jauh warna barisan lampu merah dari lampu belakang motor. Kira-kira sejauh 1 km saya masih bisa melihat mereka di trek lurus. Bisa ga saya kejar. Kecepatan tinggi saya gunakan untuk mengejar grup di depan. Beruntung mereka tidak bermain kesetanan gas pol karena dalam beberapa menit saya sudah berada di ekor mereka. Speedo meter terpantau hanya 60-an km/jam, untuk ukuran kendaraan di baris paling belakang ini sudah sangat ideal, yang berarti pimpinan konvoi hanya bermain di kisaran 50 km/jam.

Akhirnya lepas daerah rawan di perbukitan akhirnya saat mereka melepas break saya pun melenggang sendirian ke depan. Daerah rawan sudah dilewati dan sisa perjalanan sudah dihiasi rumah penduduk di kiri-kanan jalan. Situasi ini sudah sangat aman dalam melakukan perjalanan. Durasi 2 jam an pun tidak terasa sebelum akhirnya saya sampai di rumah pukul kurang lebih 10 malam.

One thought on “Jonggol malam hari

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s