Bromo Ride part 1


Review perjalanan hari ke 7 akhirnya sampai juga tertulis di blog. Kamis. 24 September 2009, hari ke 7. Destinasi : BROMO. Saya dan navigator memutuskan berangkat sepagi mungkin. Saya kalkulasi ternyata perjalanan itu saya tempuh sejauh 267,6 km pulang dan pergi. Jarak yang cukup lumayan dengan durasi perjalanan 2,5 jam saat berangkat.

Photobucket

Di awal perjalanan ini saya melewati daerah Porong Sidoarjo (wisata danau lumpur) di sebelah kiri jalan serta saat menuju Pasuruan terdapat daerah wisata Taman Safari Prigen, akses masuknya ada di kanan jalan. Tapi dua tempat ini untuk sementara saya lewati karena bukan menjadi agenda utama tujuan perjalanan.

Bagaimana dengan jalur. Paska browsing di internet dan survey ke teman-teman riders akhirnya saya memutuskan jalur paling aman untuk dilewati kendaraan bermotor. Urutannya adalah Sidoarjo – Porong – Pasuruan – Tongas – Probolinggo lalu naik ke arah desa Ngadisari dan masuk komplek Bromo. Waspadai penunjuk arah yang banyak mengarahkan kita menuju Bromo. Jika ragu maka pilihlah penunjuk arah menuju kota Probolinggo. Setelah sampai di persimpangan dengan tugu di tengahnya ambilah jalur ke kanan menuju Ngadisari Bromo. Letaknya cukup jelas sebagai patokan jalan kendaraan wisatawan.

Saat naik pada awalnya jalan masih cukup lebar melewati kota-kota kecil penyangga Probolinggo serta pasar-pasar kecil yang lumayan padat. Baru saat jalan sudah mulai menanjak ruas jalan menjadi cukup sempit dan derajat kemiringan yang cukup menyiksa gas kendaraan. Silakan mainkan gigi rendah. Sementara kanan-kiri jalan pohon-pohon masih cukup teduh sebagai teman perjalanan.

“Ada baiknya saat jalan tidak terlalu berdekatan dengan kendaraan di depan. Sewaktu-waktu kendaraan di depan bisa berhenti karena tidak mampu naik. Berhenti sebentar dan tunggu jeda hingga medan kosong baru kita bisa geber gas untuk perlahan-lahan naik.”

Sesampainya di Ngadisari saya sudah disuguhi berbagai macam alternatif transportasi, yang tekenal tentunya transportasi menggunakan jip 4×4 untuk melewati medan berpasir.

Tiket masuk Bromo terdiri dari 2500 sbg karcis masuk pengunjung Taman Nasional Bromo, 1500 karcis masuk wisata untuk pihak ketiga (entah apa maksudnya?) plus 2000 sebagai karcis masuk peserta Ta’awun. Ada 3 jenis karcis yang saya pegang lepas dari loket (putih, kuning dan merah).

karcis bromo

day 7_039

Saya saat itu tentunya mengendarai sepeda motor dan memutuskan terus masuk ke area 250 tangga Bromo menggunakan sepeda motor melewati padang pasirnya. Medan yang sangat berat apalagi untuk motor yang bukan peruntukannya untuk melintasi padang pasir. Jika mau sedikit santai silakan sewa jip seharga 250ribu, rutenya dari pintu masuk hingga padang pasir, sementara untuk selanjutnya pengunjung bisa memilih kuda sebagai alternatif naik ke atas mendekati tangga Bromo, tarifnya 50 ribu.

Saat perjalanan pulang saya memutuskan jalur sedikit berbeda, saat turun kita akan disuguhi plang penunjuk arah SURABAYA atau PROBOLINGGO. Saya memutuskan mengambil jalur ke kiri arah Surabaya dan ternyata saya melewati daerah Tongas dan memotong jalan tanpa masuk ke Probolinggo sepeti saat saya masuk. Suasana lalu lintas dan keadaan jalan bisa dilihat pada dokumentasi yang saya sertakan.

Akhirnya perjalanan BROMO terselesaikan. Sebuah penantian panjang sebuah perjalanan yang saya idam-idamkan. Besoknya menuju Ambarawa dan lusanya akan kembali ke Jakarta (Bekasi).

Dokumentasi

day 7_033

day 7_034

day 7_027

day 7_031

day 7_032

day 7_030

day 7_028

day 7_029

Bersambung …

9 thoughts on “Bromo Ride part 1

  1. Jaman dulu sudah beberapa kali jalan turun dari Tumpang (kalau gak salah ingat, desa untuk naik dan turun semeru) melintasi padang pasir bromo … naik ke kawah bromo dan lanjut lagi ke Ngadisari untuk naik angkutan umum ….
    Dareah yang bagus ….

  2. sepulang dari Bromo, mestinya anda melewati jalur desa tutur, kec. nangkojajar, terus turun di Lawang sebuah kota kecil jalur surabaya malang. Pemandangannya bagus banget tapi kalau bisa jalan malam2 kalau melewati jalur tersebut.

    1. tfs bro … memang banyak pilihan jalan yang ditawarkan oleh perjalanan bromo .. semoga lain waktu bisa mencicipi sisi lain rutenya bro …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s