14 tahun (dan terus) mendukung MU


Kelar baca postingan MU di note Bowie jadi kepingin mengenang masa-masa saya pertama kali mengenal tim berjuluk Setan Merah ini, MANCHESTER UNITED. Saya paling terkesan dengan gaya ‘comeback’ seorang pemain berbadan tegap. Sembari menaikan kerah dia masuk ke lapangan hijau untuk menantang tim Liverpool, si Merah yang lain. Namanya ERIC CANTONA. Bernomor punggung 7 sekaligus mentor bagi skuad berbakat MU arahan Alex Ferguson, dulu belum dapat gelar SIR.

Baca sekilas ini :
=================
( http://freespace.virgin.net/tony.smith/cantona.htm )
From his first minutes in a United shirt, it was clear that Cantona had brought a unique talent to Old Trafford. It was not simply the quality, and sheer art, witnessed in his own performances, but the evidence that he had infected the rest of the team to play in his image. He tried to please them, to coax them; they responded, wanting to show him that Manchester United played football the Cantona way, with art and skill and passion. Cantona turned a struggling team into Champions within a few short months. We had waited 26 years, but in 1993 the title was ours, and Cantona was the reason. He had turned a collection of very good players into a great team
=================

Kapan sang Raja masuk ke lapangan dengan bergaya ? Paska tendangan kung-fu ke pendukung Crystal Palace dan dihukum sekian bulan akhirnya sang Raja pun kembali dengan gaya melawan the Reds. Oktober 1995, dihitung hingga tahun ini berarti sudah 14 tahunan mendukung tim MU. Waktu yang cukup lama dan menjadi saksi perubahan tim dari masa ke masa. Dari era bek brilian Pallister dkk, kapten sangar Keano, duo super winger Beckham-Giggs, heroik Ole hingga masuknya pemain Asia Ji Sung Park dan pindahnya talenta berbakat CR7. Kemenangan dan kekalahan silih berganti tapi tak bisa menghapuskan dukungan saya terhadap tim binaan the Master, SIR ALEX FERGUSON.

Yang terbaik dalam masa dukungan saya ini jelas adalah eksistensi Eric Cantona. Sosok maskulin tak kenal takut dan berwajah sombong. Dikagumi juga ditakuti. Sosok yang belum ada lagi hingga musim ini berjalan. He’s the King !!

sumber gambar
ini juga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s