MotoGP 10 : Donington Park, Inggris



Honda tertawa. Yamaha tertahan. Ducati merana. Meski tidak menyisipkan Pedrosa di podium tapi justru menampilkan Dovizioso di tempat teratas. Gelar pertamanya di MotoGP. Ditemani Edwards dan De Puniet mereka menjadi kampiun British GP yang hadir di Donington Park. Cuaca tampil antara lembab dan cerah. Persiapan gonta-ganti ban juga menjadi pemandangan di garasi para pembalap.

Pemilihan ban menjadi taruhannya. Ini yang membuat tim utama Ducati harus rela keok dan jadi bulan-bulanan pembalap lain. Bahkan sampai di overlap. Seperti biasa -minus Stoner- jeda start barisan depan balapan di isi oleh aktor-aktor utama MotoGP. Meski Elias sempat memimpin tapi rasanya hanya tinggal waktu menunggu Rossi menghabisi barisan depan.

Apes. Saat memimpin akhirnya helm Lorenzo beradu dengan aspal. Ban tergelincir di garis putih dan hentakan jatuhnya motor menimbulkan kembang api di trek. Satu jagoan jatuh. Berikutnya giliran Rossi yang saat menikung ke kiri juga terlalu rebah. Beruntung Dovi tidak terbawa jatuh. Bagi pemirsa yang ‘doyan’ MotoGP muncul praktek menarik mengangkat motor yang dilakukan Rossi. Bobot besar motor 800 cc dengan mudahnya di angkat dengan teknik menggenggam stang bagian dalam dengan dua tangan. Momentum naik membuat motor mudah kembali tegak. Ini bisa di praktekkan pada motor apapun.

Ya setidaknya itu sekian dari banyak pelajaran yang bisa dipetik dari pentas MotoGP. Tidak melulu mengeluk-elukan performa pembalap atau pabrikan. Saat kalah sibuk mencela. Saat menang sibuk berbangga. Tak heran ketika Ducati hancur lebur di sini, pihak lawan justru mencemooh seolah Ducati tidak boleh tampil salah. Sial memang Ducati saat itu.

Podium akhirnya mnyisakan 3 jagoan tadi dari tim yang berbeda. 2 dan 3 justru datang dari tim non-pabrikan. Lintasan memang memiliki karakter yang sempat membingungkan beberapa pembalap. Dan tidak salah selalu saja alasan ban menjadi kontributor utama. Mau apalagi ?

Selamat buat Andrea Dovizioso yang akhirnya mampu menciptakan gelar pertamanya di tim utama Honda. Sempat terlihat performa Dovi jauh menurun di lap-lap akhir. Dilihat dari posisi menikung sepertinya Dovi tidak mau ambil resiko yang mungkin mengakibatkan dirinya terjatuh. Gap dengan Edwards makin dekat, beruntung tidak sempat tersalip karena balapan keburu berakhir. (sumber gambar: Motogp.com)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s