Indonesia International Motor Show 2009


Tahun 2009 INDONESIA INTERNATIONAL MOTOR SHOW (IIMS 2009) memasuki gelaran yang ke 17. Jika di tahun-tahun sebelumnya mengambil tempat di Jakarta Convention Center Senayan, kini tempat nya berpindah ke arena Pekan Raya Jakarta di Kemayoran. Tampak sebagian besar Agen Tunggal Pemegang Merk (ATPM) baik motor maupun mobil adu kekuatan produk baru beserta inovasinya.

Tampak arena PRJ yang baru saja lewat tidak ada perubahan signifikan untuk menampung pameran kendaraan roda dua yang dihadiri nama-nama besar Honda, Yamaha, Suzuki hingga Kawasaki plus pendatang baru Minerva. Bajaj dan TVS absen. Turut mendampingi stand kendaraan roda dua adalah showroom perangkat berkendara mulai dari helm, apparel hingga fitur box-box motor maupun mobil.

Info lengkap mengenai IIMS 2009 bisa KLIK DISINI. Kendaraan roda dua yang mengambil tempat di lokasi ‘outdoor’ tampak ramai dengan antusiasme pengunjung. Honda -melalui AHM- berkesempatan memamerkan produk terbaru mereka HONDA VARIO dengan fitur Combi Brake. Combi brake sendiri adalah fitur keamanan yang berhubungan dengan metode rem. Rem kiri akan berfungsi menekan baik roda belakang maupun roda depan. Setengah tekanan pada tuas rem akan memperlambat roda belakang. Sedang jika ditekan penuh makan roda depan akan ikut melakukan perlambatan hingga masuk ke sebuah ‘full stop’. Canggih ? Tergantung pemakainya. Ini yang harus diwaspadai para pengguna agar tidak terlena dengan kecanggihan sebuah teknologi. Bagaimanapun jika dua buah roda terkunci maka distribusi bobot akan bermain dan ber potensi mencelakakan pengendara jika belum mengerti pemakaian detilnya.

Di luar Honda, ATPM roda dua lain tetap menawarkan produk eksisting sementara Minerva terus menggeliat memamerkan produk Megelli-nya. Test ride nya bisa dilakukan di lapangan yang telah disediakan. Untuk yang berminat hunting aksesoris berkendara bisa mencari varian-varian baru helm dari merk-merk yang sudah dikenal macam INK, Kyt, MDS hingga GM, dari level atas tersedia produk NOLAN, Givi hingga AGV. Semua memberikan diskon yang cukup menarik.

Lain motor lain pula mobil. Kendaraan roda empat mengambil tempat di dalam ruangan (hall/indoor). Dari mulai mobil klasik dari jaman perjuangan, mobil koleksi presiden RI, truk-truk canggih, hingga mobil-mobil sedan futuristik, offroad, hingga kendaraan harian konsumsi keluarga. Menemani kemegahan pameran mobil hadir pula stand-stand aksesoris audio-video, zat-zat aditif, velg, ban hingga pameran kendaraan ramah lingkungan, tak lain adalah sepeda. Booth produk sepeda menawarkan varian sepeda lipat dengan model yang menarik.

Bagi yang ingin memperpanjang SIM (A dan C) ternyata Polda Metro DKI Jaya membuka booth bekerja sama dengan BRI. Sistem online yang di anut menawarkan kemudahan. Silakan datangi booth ini jika memang SIM nya sudah hampir mati. Tersedia layanan siang hingga malam sesuai jam pertunjukan IIMS 2009.

Acara IIMS 2009 sendiri berlangsung dari tanggal 24 Juli hingga 2 Agustus 2009. Bertempat di lahan PRJ Kemayoran dengan tiket masuk 20.000 untuk hari biasa dan 30.000 untuk akhir pekan. Sebuah kesempatan jalan-jalan untuk mengisi waktu luang sekaligus mengenali produk-produk baru kendaraan roda dua dan roda empat serta pernak-perniknya.

Secara umum gelaran ini memang menawarkan hiburan yang cukup komplet. Terbantu juga dengan berbagai live performace yang dihadirkan oleh masing-masing ATPM. Di balik itu tentunya ada sedikit masukan yang hendaknya bisa diambil dari pihak penyelenggara. Ketiadaan kampanye ‘ROAD SAFETY’ menjadi poin lemah gelaran ini. Pihak ATPM sibuk menjual produknya dan bersiap membanjiri jalanan dengan kendaraan-kendaraan yang sudah terjual. Dari puluhan stand justru tidak hadir booth khusus maupun booth pendamping yang menggelar kampanye tentang keselamatan.

Jika mau, tiap-tiap stand bisa sedikit meluangkan waktu membangun booth dengan konsep memberikan pengunjung informasi dan ragam pengetahuan tentang keselamatan berkendara. Entah penggunaan seatbelt yang baik, posisi mengemudi, pengenalan kendaraan dari sisi safety, hingga data-fakta kecelakaan yang bisa membuat pengguna kendaraan berpikir lebih siap dalam mengemudikan kendaraan. Kemana fungsi Dephub atau mungkin instansi swasta Road Safety model Global Road Safety Partnership yang justru menghamburkan uang hanya demi sendratari. Akan lebih tertata lagi jika Dephub(dar) ataupun pihak KePolisian menggiatkan kembali atau memberi komando bahwa tiap ATPM wajib menyuguhkan layanan informasi keselamatan sehingga pengunjung tidak hanya dapat informasi produk kendaraan tapi juga informasi yang berkaitan dengan keselamatannya saat mengemudi. Pekerjaan Rumah besar bagi penyelenggara dan pengisi cara jika memang berniat mengurangi angka kecelakaan selain hanya menjual kendaraan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s