CFR Jambi – Pekanbaru untuk Transgasindo


( http://www.jddc-online.com ) Kebutuhan akan keselamatan dan ‘skill’ berkendara level lanjutan dengan medan offroad menjadi menu pelatihan CRASH FREE RIDING bersama Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) kali ini. Klien atas nama TRANSGASINDO memberikan pelatihan aman berkendara kepada para pegawai lapangannya. Transgasindo sebagai penyedia alat transportasi gas bumi memang banyak menempatkan pegawai lapangannya di pelosok daerah dengan ragam medan yang berbeda. Kali ini Transgasindo bersama JDDC mengambil tempat di dua kota besar Sumatra masing-masing Jambi dan Pekanbaru. Rata-rata peserta adalah dua puluh dimana kelas dibagi dua hari, teori dan praktek.

JAMBI

Kota seluas kurang lebih 205 kilometer persegi ini menjadi tempat pertama pelatihan pegawai Transgasindo, yaitu pada tanggal 29 – 30 Juni 2009. Kelas teori mengambil tempat di ruang training hotel NOVOTEL Jambi, sementara untuk sesi praktek mengambil tempat di lapangan Jambi Adventure Motosport (JAM) Kenali Asam Jambi. JAM ini adalah lahan latihan serta kejuaraan lokal Motokros di daerah Jambi. Trek yang dibina oleh Wak Eng sebagai pengurus ini sudah berdiri sejak empat tahun lalu. Beberapa trainer JDDC seperti sudah kembali ke ‘rumah’ jika melihat ‘dirt track’ lapangan ini. Turut mendampingi di seluruh kegiatan dari pihak Transgasindo adalah pak Lufti Amriza selaku HSE Officer.

Berlaku sebagai PIC Training (teori dan praktek) JDDC sdr Dharma plus instruktur lapangan masing-masing Herry, Aldy dan Andry. Masing-masing mengawal peserta baik pada sesi ‘Closed Track’ atau lapangan dan sesi ‘Commentary Riding’ atau tandem di jalan raya. Menyusuri jalan berdebu di pinggir trek lalu menelusuri pinggir kota Jambi menjadi medan tes yang sesungguhnya dimana peserta dihadapkan pada bahaya-bahaya yang sifat nya nyata.

Pak Salim sebagai salah satu peserta menjadi sosok paling ramai yang disoraki rekan-rekannya. Putaran gas yang masih ragu-ragu terkadang menjadi bahan ledekan rekan-rekan sejawatnya. Yang patut dipuji dari sosok pak Salim ini adalah kepeduliannya terhadap keluarga. Materi yang diberikan saat teori langsung di estafet kan kepada istri dan keluarga tercinta dan tidak melupakan memberikan ‘brief’ singkat pagi sebelum semua anggota keluarga melakukan perjalanan.

PEKANBARU

Beda Jambi beda pula Pekanbaru. Kota seluas 623 KM persegi ini memiliki kepadatan lalu lintas yang melebihi Jambi. Maklum lebih besar dan hitungannya lebih maju dan berada di bawah kendali Provinsi Riau. Kata Pekanbaru sendiri awalnya hadir dengan sebutan ‘pasar baru’, penduduk lokal pun lebih dekat dengan kata ‘pekan baru’ dan sejak 1784 lah kota ini identik dengan sebutan PEKANBARU.

Di kota ini sesi teori mengambil tempat di ruang training hotel GRAND ZURI Pekanbaru sementara lahan praktek mengambil tempat di ruang parkir GOR Tribuana. Jumlah peserta pun menyamai sesi Jambi dan datang dari para pegawai lapangan yang selalu berdekatan dengan operasional transportasi gas. Pelatihan ini diselenggarakan pada tanggal 2 – 3 Juli 2009. Sama seperti halnya di Jambi pada pelatihan praktek disiapkan motor yang memang dekat dengan keseharian operasional yaitu motor trail Suzuki TS dan Honda Win yang memang diciptakan untuk medan off road.

Ada satu cerita menarik saat break makan siang yang dilalui peserta. Pak Guswari yang tengah kembali menuju lapangan mendapati tontonan dua kendaraan roda empat yang mengalami insiden. Dari benturan yang terlihat pada foto yang dipamerkan pada tim JDDC jelas terlihat bahwa benturan terjadi cukup keras antara dua mobil di persimpangan. Kejadian ini menjadi contoh nyata kebutuhan pengendara untuk selalu mewaspadai kendaraan di segala sisi, apalagi saat masuk persimpangan dimanapun kendaraan idealnya menahan atau memperlambat laju kendaraan, berhenti jika perlu. Tengok sekilas mewaspadai situasi di segala arah baru melanjutkan perjalanan. Pelatihan yang ditemani oleh HSE Officer Transgasindo pak Riki Darma hingga akhir ini tampak memuaskan para peserta. Dan karakter defensif di jalan raya dibarengi skill yang mumpuni dalam menghadapi situasi darurat tentunya jadi bekal berharga untuk bisa selamat di jalan raya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s