MotoGP 01 : Losail Qatar


Geliat MotoGP kembali menyeruak. Seri satu di Qatar yang awalnya harus berjalan Senin dini hari (WIB) harus pindah ke Selasa. Penyebabnya adalah basahnya lintasan akibat hujan badai yang memaksa lintasan terlihat bak cermin karena terlihat pantulan sinar lampu penerang sirkuit. Atas alasan keselamatan balapan pun mundur sehari. Jika dibatalkan tentu saja pihak Qatar yang akan mencak-mencak.

Hasil akhir menempatkan Stoner teratas diikuti Rossi dan Lorenzo. Stoner seperti melaju sendirian tak terkejar, bahkan oleh Rossi sekalipun. Yang menarik adalah Pedrosa yang harus menerima nasib kurang baik, pertama karena loncatan gas yang berlebih hingga motor mendadak wheelie, tersenggol rider lain hingga hilang balans sampe melorotnya performa sampe harus menerima finis di posisi 11. Beruntung Pedrosa tidak jatuh. Ini motornya yang liar atau hanya terganggu cedera, jadi ingat video Pedrosa di sesi latihan yang memutar gas terlalu kencang hingga mental di samping Hopkins yang lantas terpana.

Bicara balap malam sepertinya balapan jenis itu tidak lebih menarik. Kilatan lampu yang membuat motor cantik sepertinya tidak terlalu dibutuhkan sebagai sebuah hiburan. Bagaimanapun malam adalah waktunya badan ber istirahat, belum lagi terpaan angin gurun yang dingin. Entah bagaimana rasanya melaju ratusan km/jam ditengah hembusan angin malam tanah Qatar. Lebih baik kembali ke balapan siang seperti seri-seri lainnya.

Untuk sementara Stoner bisa meluangkan waktu berpesta untuk selanjutnya berperang kembali di Motegi.

Sumber Gambar: www.motogp.com

Advertisements

About this entry