Lesehan ala Warung Komby Kalimalang


“Kapan mo nyobain warung Komby ?” , begitu tanya teman kelar mencoba Nasi Goreng Semarangan tempo hari. Ok, gue jawab jumat deh ya kita makan, ntar gue traktir, yah efek gajian ya beginilah. Alhasil jumat malam janjian lagi di seputaran Cipete kelar Magrib untuk lantas meluncur ke Kalimalang sesuai rute perjalanan pulang. Lokasinya terbilang mudah ditemukan. Jika tau dengan BCA dekat Curug Kalimalang, posisinya ada di sebelah kiri gedung BCA, tepat di pelataran bengkel mobil umum yang buka dari pagi hingga sore. Karena space cukup lapang maka pengelola Warung Komby (WK) ber inisiatif memanfaatkan ruang kosong. Kesan pertama yang terlihat adalah kebersihannya, di luar space warung yang terbilang super lega. Jam buka adalah dari pukul 19.00 hingga 23.30.

Parkir malam itu terbilang masih lengang karena sempat kepikiran jangan-jangan bakal penuh jelang weekend. Awalnya gue pikir pengunjung bisa langsung menuju tempat duduk ternyata oleh pelayan langsung di arahkan menuju ke mobil Komby sebagai booth makanan. Bagus juga arahannya ketimbang harus berebut tempat saat baru datang, jadi pengunjung memesan dulu baru kemudian mencari tempat duduk untuk selanjutnya menu siap diantar ke meja masing-masing. Malam itu berdua kawan langsung mengambil menu berikut :

– Jus Alpukat Spesial cak Komby (*lezat karena dimasukin kopi segala di alpukatnya) seharga 9000
– Jahe Hangat seharga 6500
– 2 Bebek Penyet seharga @ 14500
– 2 Sate Paru seharga @ 4500
– Tempe seharga 1500
– Tahu seharga 1500
– 2 Ceker seharga @ 1500
– 2 Lalap Sambel seharga @ 5000
– 2 Nasi seharga @ 2500

Total 69500 rupiah.

Kelar minta izin mengambil gambar justru di waktu berikutnya dipergoki pak Tori sebagai pengelola nya. Beruntung beliau enak di ajak ngobrol, mungkin dikira mata-mata yang seenaknya mau ambil gambar gue langsung memberikan informasi bahwa gue datang dari komunitas motor plus blogger, yang suka nulis-nulis apapun dan kali ini mau nge review beberapa warung makanan. Ternyata beliau membuka diri lebar-lebar, syukurlah, obrolan pun jadi panjang pake sesi foto-foto pula (*foto pak Tori tuh berbaju hijau).

Overall apa yang coba disajikan Warung Komby adalah kenikmatan menu berbalut nyamannya suasana. Space ada yang menggunakan tempat ala lesehan, bangku ber-tenda hingga bangku kecil. Semuanya nyaman di lokasi outdoor. Jika hujan arena lesehan bisa bergeser ke ruang bengkel yang terbilang teduh. Bagusnya lagi bengkel ini bengkel bersih sehingga jauh dari kotoran oli atau apapun ala bengkel. Spot nya cocok buat jadi tempat ngumpul, tempat diskusi karena tidak riuh (paling karena musiknya) plus tingkat kenyamanannya yang terbilang oke punya.

Bagaimana dengan kelezatan makanannya ? Pedas nya Bebek Penyet benar-benar terasa, bertambah lezat tumpang tindih sama Sate Paru dan air es Alpukat bernuansa kopi. Wah nikmat. Nah buat yang mau coba jangan lupa ajak gue ya 🙂

*temen siape sih yang dimaksud dateng makan bareng gue ? hahahaa … itu si Irwan Handoko, wong Bekasi n KHCC*

— Culinary Cyber Riders —

Advertisements

Published by:

andryberlianto

Daily life a modern motorcycle traveler and a (motorcycle) safety consultant. Fell in love with Kulonprogo sampe ngaku-ngaku asal Jogja ... #proud #TamanSungaiMudal #KulonprogoYuk #JogjaIstimewa #progomoto #RifatDriveLabs

Categories Enjoying LifeLeave a comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s