Vario dan BeAt


Kehadiran Honda Beat buat gue antara menyenangkan dan mengkhawatirkan, satu sisi adalah penyegaran dimana pasar matic low-end kini memiliki peserta petarung baru bersama-sama dengan Mio, Spin dan Libero, sementara di sisi lain mengkhawatirkan karena takut mengikis pasar Honda Vario yang notabene sama-sama punya cc yang sama. Setelah beberapa hari diliputi kegelisahan karena khawatir terjadi pembunuhan brand yang sempat dialami Honda Karisma yang terbunuh Honda Supra-X 125, akhirnya setelah mengetahui lebih dekat dan mengamati lebih dalam sekmen pasar serta membaca banyaknya artikel penunjang kemunculan Beat kini pun pelan-pelan rasa khawatir itu hilang.

Saat Suzuki men-duet-kan Spin untuk bodi mini dan Skywave dengan bodi gambot, Yamaha sudah lebih dulu hadir dengan si cute Mio plus rekannya Nouvo plus Mio Soul, Honda akhirnya mengeluarkan teman baru si besar Vario yaitu si mini Beat. Cc sama dengan sekmen pasar yang berbeda mengiringi kemunculan si Beat, Honda Vario lebih menyasar ke pasar usia 26-45 tahun sementara Beat lebih ke usia gaul di sekmen usia 16-25 tahun. Ya setidaknya gue bahagia bisa masuk ke pasar yang sesuai dengan keberadaan Vario. Kisaran harga Vario yang bermain di angka 14 juta dan Beat yang 12 jutaan semakin membuat calon pemilik motor memiliki banyak opsi.

Sukses buat Beat yang konon diluncurkan untuk menjadi penantang baru di kelas skutik low-end. Dari sekian media yang gue baca mengenai ‘Riding Impression’, mayoritas memberi acungan jempol dalam menyikapi kesiapan Honda bermain di kelas skutik. Semoga duet nya dengan Vario bisa mengarah ke sebuah konsep ‘Dynamic Duo’ ala Batman dan Robin di dunia superhero.

BeAt will beat.

Advertisements

About this entry