Sebab Akibat


Salah satu rekan ‘bikers’ pernah cerita panjang lebar bagaimana dia mengetahui sebuah konsep keselamatan pengendara yang diterapkan oleh salah satu perusahaan besar di bilangan Cikarang. Perusahaan tersebut menerapkan sebuah manajemen studi lanjutan jika terjadi kecelakaan yang menimpa para pegawainya. Perusahaan akan menyelidiki lebih lanjut penyebab-penyebab kecelakaan dibantu oleh sebuah lembaga yang peduli dengan keselamatan berkendara sebelum pihak perusahaan mengeluarkan jaminan asuransi yang membantu si pegawai ke tahap penyembuhan. Data-data lengkap dikumpulkan mulai dari kondisi pengendara (*pegawai) mengenakan atribut standar atau tidak, situasi lingkungan saat berkendara, kondisi kendaraan yang digunakan hingga faktor kendaraan lain yang terlibat. Jika terbukti pegawai tersebut tidak bersalah dan menuruti seluruh aspek keselamatan berkendara dengan benar dan pihak lain yang bersalah maka jaminan asuransi akan mengalir dengan sendirinya. Jaminan pengobatan tidak akan keluar jika yang terjadi adalah hal yang sebaliknya.

Ada hal positif yang bisa diambil saat melihat ketatnya investigasi kecelakaan yang dianut oleh perusahaan diatas. Masing-masing individu pegawai seperti diharuskan me-manage diri sendiri untuk bisa survive pulang dan pergi, dari dan ke tempat kerja. Pegawai dituntut lebih berhati-hati, dituntut mentaati setiap jengkal peraturan jalan raya dan dituntut pulang dan pergi dalam kondisi sehat wal afiat segar bugar untuk kembali bertemu keluarga tercinta.

Safety Awareness atau kesadaran akan keselamatan memang menjadi hal mutlak dalam mencapai sebuah kondisi ideal saat berkendara yang ujungnya dapat menyenangkan semua pihak. Berkendara dengan aman adalah menghargai keselamatan diri sendiri dan juga pemakai jalan lain.

(masih mau bersambung … kayaknya)

Advertisements

About this entry