Unwell Riding Mood !


(Selasa Sore) Huh … jarang-jarang mengendarai si Red balik kantor dengan sikap agresif gini. Entah memang gue yang kelelahan kurang istirahat atau memang situasi jalan raya sor ehari lagi giat-giatnya mancing orang untuk bersikap agresif. Lepas kantor sebenernya semua baik-baik aja tapi ketika sudah melaju tangan seperti kurang ‘in the mood’ untuk diajak santai menikmati jalan pulang. Nge-gas seperti orang belajar naik motor yang selalu naik turun seolah tidak pas memutar gas, ‘Braking’ pun kok rasanya selalu terlalu mepet dan jari di tuas rem selalu tidak merespon dengan baik. Begitu seterusnya hingga berjejalan di lampu merah Grogol menuju Roxy hingga tembus Harmoni. Turun fly over Roxy lalu lintas berjalan padat tp masih bisa terus menggerakan roda sampai akhirnya ngelirik ada jaket rekan KHCC menunggang Jupiter. Entah dari awal gue ga konsen ya selanjutnya ga perlu gue tunggu untuk gue sapa. Berjejalan di lampu merah seperti salah tingkah dan si Red masih doyan ‘ngerjain’ gue yang lagi ‘eneg’ mood-nya.

Lancar-lancar, muter di Harmoni berbelok ke kiri arah Pasar Baru sambil sesekali melirik cewek-cewek yang sedang nunggu bis di pinggir jalan. Glek! Macet gara-gara penutupan jalan di istana, itu sih yang gue denger dari I-Radio dengan penyiarnya yang doyan saling cela, si drummer PAS Sandy plus Meli Munial. Ade-ade ajeeee pake macet. Mood riding masih belum baik sampai meliuk-liuk di antara kemacetan pun dilewati dengan tidak mulus meskipun tidak menyenggol kendaraan lain. Lanjut masuk barisan lampu merah menuju jalan dalam yang mengarah ke stasiun Senen dan tembus rel ke arah Cempaka Putih.

Ini mungkin puncaknya meski tidak terlalu mengganggu. Lambaian tawar jasa kenek Metromini yang sudah biasa gue antisipasi sejak jauh malah muncul sedikit berbeda hari itu. Badan plus lambaian jauh lebih menjulur keluar secara tiba-tiba dan nyaris ‘ngeplak’ helm gue. Weitsss … elakan pun berhasil tapi dengan hati misuh karena mood riding tak kunjung membaik.

Terus sampai Cempaka Putih – Klp Gading – Rwmangun – Klender – Pd Kopi – Kranji – Bekasi pun mood riding tak kunjung membaik dan main gas seperti orang kikuk. Meski sempat break di jalan sebentar tapi alternatif itu pun ta kunjung menyelesaikan masalah. Mungkin simpel solusinya, gue butuh istirahat, rebahan dan tidur. I’m exhausted.

Posted in Uncategorized.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s