Cukang Taneuh alias Green Canyon
Hari ke 2 di Batukaras (Minggu 23/12), alarm menunjukkan pukul 5 dan sepertinya nafas lelah perjalanan semalam masih menyisakan kantuk yang berlebih. Saya urungkan niat keluar ke pantai Batukaras untuk melihat matahari terbit. Homestay yang cukup ‘homy’ membuat masa-masa istirahat saya dan rekan-rekan se perjalanan cukup bisa terpenuhi. Agenda kami berikutnya tak lain adalah tujuan utama dari perjalanan ini, Green Canyon Cijulang Ciamis. Lokasi nya tidak begitu jauh dari tempat kami tinggal, cukup berkendara kurang lebih 15 menit. Infrastruktur jalan memang belum memadai alias tidak begitu mulus. Kondisi tersebut syukurnya dihapus dengan suasana pedesaan yang asri dan tidak lekas membuat lelah. Sekitar pukul 10 pagi saya dan rekan-rekan akhirnya tiba di gerbang Green Canyon, suasana tampak sudah ramai mulai dari bis-bis wisata hingga kendaraan pribadi baik roda dua maupun roda empat.
Green Canyon alias Cukang Taneuh berada di desa Kertayasa kecamatan Cijulang. Dengan koordinat di angka 7 43′ 47.96″ S, 108 26 53.12 E wisata Green Canyon menjadi pesaing terdekat wisata air Pangandaran. Di pintu masuk pejalan lantas di hadapkan oleh bangunan penjualan tiket. Berikutnya pejalan akan antri menunggu perahu-perahu tradisional menyisir sungai. Lepas pemandangan rerimbunan tanaman, pejalan akan dihadapkan oleh tebing-tebing di sisi kanan dan kiri yang tercipta apik oleh kuasa alam. Dengan debit air yang cukup tinggi di musim penghujan pejalan dihadapkan dengan ‘penampilan’ sungai yang sedikit lebih keruh tapi tetap tidak bisa menghalangi pesona alam Green Canyon.
Lepas 15 menit ber perahu akhirnya saya sampai di ujung gua. Disini kita akan diberikan pilihan apakah ingin langsung memutar kembali ke titik awal atau mau mengambil kesempatan berenang dengan masuk lebih dalam ke apitan tebing-tebing yang terus mengeluarkan air terjun mini ke mulut sungai. Saran saya, ambil kesempatan berenang itu. Dengan 20ribu per orang, saya pun diberikan waktu 30 menit untuk masuk ke sungai menyusul rekan-rekan yang sudah lebih dulu bernafsu turun.
Saat berenang untuk mencapai titik lompat batu besar pejalan hanya akan mengandalkan ketangkasan jasa ‘lifeguard’ dadakan untuk menuntun menyeberang. Saya melihat kondisi yang cukup berbahaya dan mengandalkan keberanian pejalan untuk mendaki tepian tebing untuk naik ke batu lompat. Arus deras yang mengalir kadang memupus mereka yang sudah lompat, ini memaksa mereka harus mengulang kembali dari awal proses menyeberang. Pejalan wajib hati-hati disini.
Satu destinasi lagi sudah terpenuhi paska kunjungan ke pantai Batukaras. Lokasi wisata kali ini membuat kami terpuaskan meski dengan kondisi basah kuyup dan harus kembali ke penginapan dengan pakaian basah di badan. Syukurlah matahari siang itu mampu sedikit mengurangi hawa dingin yang menuntaskan perjalanan utama TAT 2012 KHCC ke Green Canyon.
Lepas dari sana saya pun punya pikiran yang menggelayut, apakah para pengunjung yang datang hari itu rela datang lagi di kemudian hari ? Mengingat beberapa aspek wisata belum tampil ideal, mulai dari infrastruktur jalan yang buruk, sistem antri yang cukup memakan waktu hingga perhatian aspek ‘safety’ yang tidak memadai. Bagi yang haus dengan petualangan tentunya apapun bentuk destinasinya tidak akan mengurangi keinginan untuk kembali lagi. Bukan begitu ?














ciblon nang kali
si bolang punya banyak klon
Lebih ajib klo kesana pas kemarau jd airnya jernih banget, berwarna kehijau2an, ajii..b
yup bener .. tp apa mau dikata pas bisa nya dateng bulan-bulan begini … heheheh ………..
saya pernah kemari mas… luar biasa indah.. hehe
ini yang saya suka dari artikel mas…
anti mainstream, tapi penuh adventure dan ga ada bumbu2 marketing dari pabrikan…
keep up the good work…
thanks a lot komentar nya mas bro … mari jalan-jalan
lagi musim hujan, airnya keruh, lebih baik waktu musim kemarau, bening euy..
ahh jelek niii tulisannya, ga ada foto gw nya..xixixi.. ;p
Tp gw msh penasaran pengen liat keeksotisan GREEN canyon yg sebenarnya waktu musim kemarau. Suatu saat mungkin akan balik lg kesana..haha..
Foto lu ada tuh di atas, yang ada Irwan melambai sambil berenang, elu nya nyangkut di tebing tuh sebelah kanan :p
oooh itu gw toh trnyata…hahahahah….
Green Canyon, unforgettable tour..