Stoner: His Tribute, His Last Stand and His Chance at Philip Island


Photobucket

Tidak banyak pembalap yang mendapatkan kehormatan untuk menjadi bagian dari nama sebuah tikungan di sirkuit, apalagi dengan statusnya yang masih aktif berada di lintasan. Dan seorang Casey Stoner mendapatkan kehormatan itu. Memegang titel jurdu MotoGP dua kali, 2007 bersama monster Ducati dan 2011 bersama mesin ideal Honda praktis kehormatan ini hadir sebagai bonus tambahan.

Tikungan tiga sirkuit ikonik Philip Island kini memakai namanya, THE STONER CORNER. Kenapa harus di tikungan itu? Tikungan tersebut menjadi favorit Casey dimana mesin motor digeber habis di gigi 5 dan efek sliding yang dibuatnya adalah suatu teknik yang tidak banyak pembalap bisa melakukannya. Kamera ‘slo-mo’ yang kerap menangkap aksi Casey adalah hal yang membuat pecinta balap mana pun berdecak kagum sambil koprol dan bilang ‘wow’. Teknik brilian pengendalian mesin dan motor besar.

Photobucket

I spoke to a selection of riders and team managers for a story I am writing about Casey Stoner once his career comes to a close, and all of them said the same thing. Jorge Lorenzo summed it up best: “Casey Stoner is the rider with the most raw talent I have ever seen.” Stoner’s place in MotoGP history was already assured, the renaming of Turn 3 into Stoner Corner now immortalizes his name for as long as there will be racing at the circuit. (asphaltandrubber)

His Last Stand? Dua seri jelang akhir. Tanpa kesempatan mempertahankan jurdu paska kecelakaan keras membuat peluang juara di Philip Island lah yang bisa membuat kepala Casey berdiri tegak jelang pensiun di akhir musim ini. Masa pensiun yang patut disayangkan tapi juga patut dihormati.

Lalu ada skenario apa di Philip Island? Papan klasemen melihat fakta Jorge masih di depan dan Dani mengejar dengan keras. Dimana posisi Casey bakal dimainkan?

Skenario 1 : Tetap bertahan jadi penguasa Philip Island dan tidak membantu Dani, rekan se timnya.
Skenario 2 : Team Order, meski jarang terlihat di pentas MotoGP, tapi jika Honda ingin mengalahkan Yamaha ya skenario Team Order bisa dikedepankan. Casey menahan Jorge dan membiarkan Dani keliling sirkuit di depan sendirian.

Pendukung Honda ataupun Dani pasti berharap Jorge kena DNF atau bahkan sialnya harus menggunakan mesin tambahan, which is itu akan jadi peluang hukuman. Latihan bebas jumat masih menempatkan nama Casey di depan, tinggal kita tunggu hasil kualifikasi dan tentunya pada balapan sesungguhnya, hari Minggu besok.

Semoga skenario 2 di atas berjalan. Curang sih tapi siapa tau … hahahaha …………..

About these ads

4 thoughts on “Stoner: His Tribute, His Last Stand and His Chance at Philip Island

  1. Siapa tahu Honda kasih mesin yang kira – kira sedikit lebih lambat. So, mau geber habis, tetep maksimalnya ada di blakang Daped, hehehe :lol:

  2. YGMAHO motor curang, menjatuhkan motor HONDA (Pedrosa) di tikungan dari belakang. Sistem penilaian MotoGP aneh, masak cuma juara 2 terus jadi juara dunia? Hanya HONDA lah motor jawara MotoGP sejati, walau terzalimi tapi selalu juara No. 1, siapapun pembalapnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s