Ujung Genteng : Pantai Pangumbahan
Pesona wisata Ujung Genteng memang hebat. Setelah sebelumnya datang di 2008, kini di awal tahun 2012 agenda perjalanan bermotor kembali saya lakukan ke pemilik pantai-pantai indah di selatan Sukabumi ini. 2008 lalu saya bisa mengunjungi Curug Cikaso, Amanda Ratu, Gua Gunung Sungging hingga Pantai Pangumbahan. Proses seleksi pun dilakukan dan Curug Cigangsa, Pantai Cipanarikan dan kembali Pantai Pangumbahan bisa saya nikmati dengan leluasa. Yuk kita tengok perjalanannya ..
RUTE
Bagi pemotor jika datang dari arah Jakarta bisa mengambil rute menuju Bogor. Saya dari Bekasi mengambil jalur Jl Raya Bogor yang kemudian menuju arah Batu Tulis, jalur Cipaku ini akan muncul di rute utama Jl Raya Sukabumi.
Menyusuri Jl Raya Sukabumi dirasa cukup melelahkan jika dilakukan pada hari libur karena ada potensi kemacetan panjang di pasar Cicurug. Setelah melalui jalur sibuk ini pemotor baru akan di hadapkan dengan jalur yang lebih hijau dan sepi di jalur Cikidang. Arah Pelabuhan Ratu melalui Cikidang dapat dilihat dari petunjuk arah yang mudah dilihat paska pom bensin Cibadak di kiri jalan.
Selanjutnya tinggal memisahkan diri ke kiri di jalur Pelabuhan Ratu yang selanjutnya masuk ke rute menuju Surade. Jika tidak yakin dengan arah yang dituju pemotor dapat menanyakan arah di persimpangan menuju Pelabuhan Ratu, berdekatan dengan RS Pelabuhan Ratu.
Jalur Pelabuhan Ratu – Surade – Ujung Genteng ternyata masih lebih baik konturnya pada trip 2008 lalu, kini di 2012 begitu banyak perubahan kontur jalan akibat minimnya pemeliharaan. Hasilnya, paling tidak menurut saya sekitar 30% saja yang mulus dan sisanya adalah aspal yang sudah tidak terpelihara dan menyisakan lubang dan bergelombang. Untungnya ada bayaran lain yaitu pemandangan hijau sepanjang perjalanan.
Overall terhitung 230.69 km perjalanan hari itu dan memakan waktu kurang lebih 8 jam perjalanan sudah termasuk waktu istirahat yang ideal.
PANTAI PANGUMBAHAN DAN PELEPASAN PENYU
Pantai Pangumbahan merupakan tujuan wajib jika kita sudah berada di Ujung Genteng. Ada dua opsi waktu untuk datang ke Pangumbahan. Sore untuk prosesi pelepasan Tukik (anak penyu) ke laut atau malam hari untuk melihat penyu betina bertelur.
Kali pertama pada 2008 saya datang untuk sesi malam dan kini atas anjuran guide andalan saya akhirnya sesi sore sukses saya datangi. Pelepasan tukik ini digelar setiap hari dimana anak-anak penyu ini adalah hasil dari telur-telur satu malam sebelumnya.
Pantai Pangumbahan menjadi begitu ramai setelah pada pukul 17.30 petugas pantai datang dengan keranjang-keranjang tukik. Keramaian dan antusiasme yang semoga dapat menyemangati tukik-tukik bergerak menuju laut lepas.
Pangumbahan saat ini resmi jadi Desa Konservasi dan Ekowisata melalui binaan Bio Farma. Untuk mencapai konservasi ini sekarang sudah sangat mudah karena sudah ada gapura dan penunjuk arah. Berbeda saat 2008 dimana jalur masih alami tanpa jembatan dan bahkan harus menyisir sedikit bagian pantai.
Kontur jalan tetap dengan eksotisme pantainya, yang mau menyusur pantai silakan ambil jalur kiri dengan view sangat apik dan jalur lain agak lebih ke dalam namun segaris menyusuri daerah hijau pinggir pantai.
Pantai Pangumbahan masih segaris dengan pantai Akuarium serta pantai Cibuaya, alangkah sayangnya jika kita tidak menaruh waktu bermain dengan kendaraan di sepanjang pantai selain karena jalur nya yang menarik tapi juga view nya sanggup memaksa kita berhenti untuk mengambil gambar.
Begitulah pantai Pangumbahan. Next kita main Curug Cigangsa serta Pantai Cipanarikan, sebuah pantai tersembunyi dengan lautan pasir yang begitu menarik hati.


















wow,,,,,ceweknya,,,,,bukan empunya warung, xixixi
http://pertamax7.wordpress.com/2012/01/26/yamaha-mio-fino/
keren om
apalagi yang lagi megang tukik
ih ombaknya…heheheh
http://setia1heri.wordpress.com/2012/01/27/mari-berubah-part-2/
asik banget om, berwisata sekaligus melestarikan alam ! gue suka ini banget2 ! kalo ada jadwal lagi, ijin ikut donk om ! hehehe
baju biru nya bikin seeeeeer ……
Bagus sekali., mas Andry..
Moga-moga tulisan ini bisa memancing pemotor asing berwisata di Indo..
Salaam
Thanks semuanya atas responnya … yuk rame-rame populerkan keindahan Indonesia
Mantabbss bro…
Ujung genteng bagus ko cuma emang harus lebih dirawat aja biar lebih enak dilihat, dan untuk para riders ga afdol kalo ke ujung genteng ga ke pantai 7 ombak pake motor, mantabh jalurnya brotherrr
nice ingpoh Brad…..jempol